Minggu, 02 September 2012

Dua Partai Asal Cendana Daftar ke KPU

JAKARTA–Hasrat politik ‘klan Cendana’ sepertinya masih belum padam. Setelah putri sulung mantan Presiden Soeharto Siti Hardiyanti Rukmana, maju dan tak cukup sukses dengan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB). Kini giliran cucu Kesayangan Soeharto, Ari Haryo Wibowo maju dengan partainya yakni Partai Karya Republik (PAKAR).

Bahkan, partai nasional Republik (Nasrep) yang di dalamnya duduk Tommy Suharto sebagai Ketua Dewan Pembina ikut juga mendaftar. Kemarin, Jumat (31/08), agar bisa menjadi peserta pemilu 2014 Pakar turut mendaftar verifikasi administrasi faktual ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tidak tangungtanggung sang Ketua Umum Ari Haryo Wibowo yang akrab disapa Ari Sigit langsung terjun mengawal berkas pendaftaranya.
“Untuk infrastruktur partai kita sudah siap. 33 DPD setingkat Provinsi sudah siap. Kabupaten, DPC juga sudah. Hanya ada beberapa yang belum kami lampirkan,” kata Ari Sigit usah mendaftar di gedung KPU, Menteng. Menurut cucu penguasa orde baru ini, masih ada beberapa lampiran yang belum disertakan. Misalnya lampiran tentang kantor-kantor DPD, Kartu Tanda Anggota, dan perlengkapan partai.
“Yang jelas, sebelum 7 September sudah kami siapkan semua,” kata putra dari Sigit Hardjojudanto ini. Jika lolos verifikasi dan menjadi partai peserta pemilu 2014, partai pimpinan Ari Sigit mempunyai target untuk meraih 5 persen suara dalam pemilu 2014. Ari juga mengaku begitu yakin bisa menembus target yang sudah dipatok. “Yakin 99 persen.
Yang 1 persen yang di Atas,” tegasnya Lalu apa alasan Ari ingin terjun kedalam dunia politik? Diungkapkanya, salahsatu alasan dirinya rela terjun ke kancah politik karena gerah dengan kondisi bangsa saat ini. Terutama menyangkut kondisi ekonomi. “Ya banyak hal. Salah satunya melihat kondisi ekonomi kerakyatan yang tidak tertata rapi. Infrastruktur dan prasarana di daerah-daerah yang tidak diurus dengan baik.
Tapi yang penting intinya, semua itu adalah ekonomi kerakyatan,“ kata Ari. Bahkan, Ari mengaku tidak masalah jika harus mengembalikan konsep ekonomi Indonesia seperti era Presiden Soeharto “Kalau itu memang lebih bagus seperti dulu, kenapa tidak?.
Namun saat ini kami akan lebih focus untuk menyiapkan semua yang dibutuhkan untuk verfikasi terlebih dulu,” kata dia. Ari juga mengatakan partainya menargetkan mendapat parliamentary threshold diatas lima persen. Ari yakin mendapatkan target tersebut. Pakar, kata Ari, sudah memiliki 5000 KTA dari 460 kotamadya/kabupaten. (dms)

0 komentar:

Posting Komentar

 

ekoqren Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates