Selasa, 02 April 2013

0 Rajin mengkonsumsi ikan Bikin Panjang Umur


       Menurut ilmuwan AS seperti dilansir Daily Mail, rajin mengkonsumsi ikan yang kaya dengan 
asam lemak omega 3, ini akan membuat Anda panjang umur. Setidaknya Anda akan hidup lebih lama 
dua tahun dan dua bulan ketimbang mereka yang tak suka ikan.
Hasil penelitian para ilmuwan dari Harvard School of Public Health (HSPH), University of Washington 
itu, menunjukkan, risiko kematian di kalangan para lansia berusia di atas 65 tahun yang rajin makan ikan 
dengan kandungan asam omega 3 tinggi, berkurang sampai dengan 25 persen


      Kabar baik bagi Anda penyuka ikan. Sebuah studi terbaru mengatakan rutin makan ikan yang kaya akan asam lemak omega-3 mungkin dapat memperpanjang umur Anda.

Studi yang dilakukan peneliti dari Amerika Serikat ini menganalisa lebih dari 2.600 orang berusia lanjut. Mereka yang memiliki kadar asam lemak omega-3 yang paling tinggi dalam darahnya rata-rata hidup 2 tahun lebih lama daripada mereka yang kadarnya lebih rendah.

"Studi ini bukan studi suplemen minyak ikan, melainkan studi tentang kadar omega-3 dalam darah yang berkaitan dengan pola makan," ujar peneliti dr. Dariush Mozaffarian, profesor epidemologi di Havard School of Public Health di Boston.

Studi yang dipublikasi dalam jurnal Annals of Internal Medicine ini memang belum menunjukkan bukti rutin makan ikan dapat memperpanjang umur, namun studi ini menunjukkan ada hubungan antara keduanya.

"Kadar omega-3 dalam darah berhubungan dengan risiko rendah kematian, terutama yang diakibatkan oleh problem kardiovaskular," ujar Mozaffarian.

Asam lemak omega-3 banyak ditemukan dalam ikan salmon, makerel, hering, tenggiri, tuna, dan sarden. Ikan yang kaya protein dan asam lemak sudah banyak diteliti sebelumnya dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung. Namun untuk kematian akibat penyakit lain masih belum jelas.

Maka Mozaffarian dan timnya pun mengukur kadar asam lemak di dalam darah, bukan asupan ikan dari pola makan seperti yang sudah dilakukan sebelumnya.

Pada awal studi, para peneliti menganalisa sampel darah, aktivitas fisik dan gaya hidup peserta yang berusia rata-rata 74 tahun. Saat itu, tidak ada peserta yang mengonsumsi suplemen omega-3.

Setelah diikuti selama 16 tahun, sebanyak  1.625 meninggal, yang 570 di antaranya diakibatkan penyakit kardiovaskular. Studi menemukan semakin tinggi kadar omega-3 dalam darah maka semakin rendah risiko kematian.

Alice Lichtentein, direktur dan peneliti senior di Cardiovascular Nutrition Laboratory di Tufts University, Boston, yang tidak terlibat dalam penelitian ini mengatakan, studi ini tidak dapat menunjukkan hubungan sebab-akibat.

Studi ini, kata dia, tidak dapat menentukan apakah omega-3 secara langsung bertanggungjawab dalam mengurangi risiko kematian atau sebagai indikator dari gaya hidup yang lebih sehat. Namun, orang yang rutin makan ikan biasanya juga penggemar sayur dan buah.
American Heart Association merekomendasikan untuk mengonsumsi lemak dari ikan seperti salmon sekitar 100 gram dua kali seminggu. Meski begitu, menurut Lichtentein, menggantikan ikan dengan suplemen minyak ikan belum tentu memberikan efek yang serupa.




sumber:http://health.kompas.com

0 komentar:

Poskan Komentar

 

ekoqren Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates