143 TPS di Cilacap Rawan Ricuh?
CILACAP (KRjogja.com)
- Dua anggota satuan perlindungan masyarakat (Linmas) atau hansip
terdiri Agus anggota linmas Sidakaya (Cilacap Selatan) dan Mohammad
linmas Bantarsari tergigit anjing satuan pengamanan milik Polres
Cilacap, pada pelaksanaan simulasi pengamanan TPS pemilu bupati dan
wakil bupati Cilacap, Rabu (29/8). Karena kuatnya gigitan anjing itu
mengakibatkan kedua anggota linmas terluka dan harus mendapatkan
perawatan intensif di rumah sakit.
"Ya, ada dua anggota linmas yang tergigit anjing, dan keduanya sudah kami kirim ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,"kata Kapolres Cilacap AKBP Rudi Darmoko, usai menutup kegiatan simulasi, Rabu (29/8).
Menurutnya, sedikitnya ada 143 tempat pemungutan suara (TPS) dari 3066 TPS yang didirikan untuk pelaksanaan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Cilacap 9 September mendatang, dinyatakan rawan ricuh maupun rawan dari gangguan keamanan. Hal itu dikarenakan lokasinya berada di daerah pegunungan dan jauh dari jangkauan polisi.
"Untuk pengamanan itu, kami akan kerahkan 1000 personil dibantu satu kompi brimob dan satuan linmas atau hansip serta TNI,"lanjutnya. Mereka akan diterjunkan untuk melakukan pengamanan di seluruh TPS yang ada, termasuk pengaman yang dilakukan secara mobil atau bergerak.
Seperti diketahui, saat ini tahapan pemilu bupati dan wakil bupati Cilacap tengah memasuki masa kampanye, 11 hari lagi atau tepatnya 9 September 2012 akan memasuki masa pelaksanaan pemungutan suara. Sehingga untuk mendukung kelancaran pemilu itu maka diperlukan pengamanan, terutama pada saat perhitungan suara di TPS, PPS dan KPU. (Mak)
"Ya, ada dua anggota linmas yang tergigit anjing, dan keduanya sudah kami kirim ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,"kata Kapolres Cilacap AKBP Rudi Darmoko, usai menutup kegiatan simulasi, Rabu (29/8).
Menurutnya, sedikitnya ada 143 tempat pemungutan suara (TPS) dari 3066 TPS yang didirikan untuk pelaksanaan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Cilacap 9 September mendatang, dinyatakan rawan ricuh maupun rawan dari gangguan keamanan. Hal itu dikarenakan lokasinya berada di daerah pegunungan dan jauh dari jangkauan polisi.
"Untuk pengamanan itu, kami akan kerahkan 1000 personil dibantu satu kompi brimob dan satuan linmas atau hansip serta TNI,"lanjutnya. Mereka akan diterjunkan untuk melakukan pengamanan di seluruh TPS yang ada, termasuk pengaman yang dilakukan secara mobil atau bergerak.
Seperti diketahui, saat ini tahapan pemilu bupati dan wakil bupati Cilacap tengah memasuki masa kampanye, 11 hari lagi atau tepatnya 9 September 2012 akan memasuki masa pelaksanaan pemungutan suara. Sehingga untuk mendukung kelancaran pemilu itu maka diperlukan pengamanan, terutama pada saat perhitungan suara di TPS, PPS dan KPU. (Mak)
0 komentar:
Posting Komentar