Jumat, 23 November 2012

0 KRISIS MORAL DAN KEHIDUPAN MALAM REMAJA ( ABG )DI KOTA BESAR

KEHIDUPAN MALAM...




saat ini banyak kita temui peristiwa-peristiwa yang sangat mengejutkan di kalangan remaja di Indonesia. Banyak media yang memberitakan hal tentang remaja yang sudah melewati batas kewajaran dalam pergaulan. mungkin malam hari adalah malam yang dinantikan dan malam milik mereka yang mecari kesenagan duniawi hingga akhirnya melupakan kewajiban akhirat. sekelumit dari fenomena malam yang sering kita jumpai, misalkan klab malam, karaoke, kafe, diskotik, dan masih buanyak hiburan lain nya,kehidupan malam sangat identik dengan yang prostitusi dan obral Lendir kenikmatan, karena pada  umumnya para penjaja seks atau bahasa Gaulnya Kupu-kupu Malam, mencari pelangganya dimalam hari, Kehidupan malam mereka sudah memprihatinkan dan merupakan salah satu faktor penghancur moral bangsa ini. Di dalam pergaulan malam, mereka telah mengenal berbagai obat-obatan terlarang, minuman berakohol,
narkobadan bahkan yang paling mengejutkan adalah seks bebas






 Kehidupan malam remaja sekarang patut menjadi perhatian khusus para psikolog-psikolog di Indonesia. kehidupan malam yang mereka jalani sudah tidak sehat. Hal ini tidak terlepas dari mental mereka yang tidak dapat menerima pengaruh globalisasi yang sangat pesat. Mereka belum siap akan globalisasi dan menyebabkan mereka terlena akan kesenangan sesaat yang menjerumuskan ke kehidupan malam yang tidak sehat. Pergaulan malam bahkan tidak sedikit yang mereka jadikan sebagai sarana mencari uang. Banyak remaja putri yang menjadi pekerja seks komersial(PSK). Meskipun mereka masih di bawah umur, Dengan sadarnya mereka melakukannya karena berbagai sebab. Hal ini merupakan faktor penghambat majunya bangsa kita ini. Namun para remaja bukanlah tersangka yang selalu disalahkan, tetapi merupakan korban arus globalisasi. Ini merupakan tamparan buat kita. Betapa rusaknya akhlak teman remaja kita. Memang berani tampil beda. Tapi beraninya dalam kesalahan.tanpa mereka sadari“Moralitas adalah kemewahan pribadi yang sangat mahal.” Tapi celakanya, saat ini justru moral adalah barang dagangan yang sangat murah. Buktinya? Ya, banyak remaja  putri yang menjualnya dengan murah, bahkan mungkin gratis! Yang jadi persoalan sekarang, apakah peristiwa seperti sekarang ini akan dibiarkan saja sampai korban yang terjerumus ke dunia hitam ini membengkak jumlahnya? Sungguh suatu ironi di negeri ini yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya  harus tenggelam dalam kemaksiatan yang tentu saja merendahkan moral.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

ekoqren Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates