Kamis, 04 Oktober 2012

0 Peninggalan Presiden Soekarno di Pulau Flores


img


gb  gb  gb





Sebagai presiden pertama di negeri ini, ada banyak tempat-tempat bersejarah yang ditinggalkan Soekarno. Tak hanya di Bengkulu saja, traveler juga dapat berkunjung ke rumah pengasingan Bung Karno di Ende, Flores.

Perjuangan Soekarno untuk kemerdekaan negeri ini tak pernah padam. Meski sempat dipenjara dan diasingkan ke berbagai tempat. Cita-citanya untuk memerdekakan bangsa ini tetaplah hidup. Di Ende, Flores, Anda dapat berkunjung ke situs bekas Rumah Pengasingan Bung Karno. detikTravel pun menapaki sejarah beliau di rumah ini beberapa waktu lalu.

Rumah pengasingan ini terletak di Jl Perwira, Ende. Pada tahun 1934, Bung Karno bersama Inggit sang istri, anak angkat dan mertua diungsikan oleh Belanda ke Ende. Hal ini dilakukan Belanda untuk mencegah gerakan dan pemikiran Soekarno yang dianggap berbahaya.

Selama lima tahun, Bung Karno bersama keluarga menempati rumah ini. Saat itu Bung Karno berumur 33 tahun. Rumah ini memiliki bangunan bergaya ala Belanda. Rumah pengasingan ini pun didominasi oleh kayu. Meski berumur puluhan tahun, di halaman rumah ada banyak tumbuhan yang menambah asri pekarangan. Rumah tua yang sederhana, namun nikmat di pandang.

Begitu masuk ke dalam, pengunjung akan disambut dengan lemari yang berisi barang-barang Bung Karno saat diasingkan di tempat ini. Salah satu barang yang bisa dilihat adalah lampu alladin dr Haji Sitti Mahani Sarimin, teman Bu Inggit, istri Bung Karno saat itu.

Rumah ini juga menjadi saksi dari rasa seni Bung Karno. Anda dapat melihat biola kesayangan milik beliau yang tersimpan di dalam lemari. Selain itu, juga ada lukisan buatan beliau berupa wanita Bali.

Berjalan sedikit ke dalam, pengunjung akan menemukan dua buah kamar lengkap dengan ranjang. Di kamar pertama, ada dua buah ranjang kosong, inilah kamar anak angkat Bung Karno dan mertuanya.

Di kamar kedua, tampak foto presiden pertama RI ini di atas ranjang. Inilah kamar Sang Proklamator tersebut. Di depannya, ada ruang tamu, tempat bung Karno bertemu para tamu.

Meski dikenal sebagai sosok yang tegas dan keras, Bung Karno juga memiliki sisi yang religius dan taat kepada Sang Pencipta. Anda bisa melihat musala di rumah tersebut sebagai tempat beliau untuk beribadah.

Rumah ini cukup luas, bangunannya memiliki luas 9x12 meter dengan pekarangan yang besar dan terdapat sumur untuk menimba air di belakang. Rumah yang nyaman ditinggali untuk Bung Karno dan keluarga.

Rumah Pengungsian Bung Karno ini telah dibuka untuk umum sejak 16 Mei 1954. Uniknya, Bung Karno sendiri yang meresmikan situs bersejarah ini. Situs ini pun dipelihara oleh Dinas Budaya dan Pariwisata setempat.

Situs Bekas Rumah Pengasingan Bung Karno buka setiap hari, dari pukul 09.00-13.00 WITA. Soal biaya, Anda hanya diminta membayar uang sumbangan secara sukarela. Berkunjung ke rumah ini akan mendekatkan jiwa Anda kepada sosok terpenting dan paling disegani di negeri ini, Soekarno.


sumber : http://travel.detik.com

0 komentar:

Posting Komentar

 

ekoqren Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates