Selebaran Gelap Warnai Pemilukada Cilacap (black campaign)
0
SUHU politik menjelang pencoblosan Pemilukada Bupati Cilacap Jawa Tengah, Minggu (9/9/12) semakin panas. Politik adu domba, selebaran gelap mewarnai tiga hari masa tenang. Penitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) juga mendapatkan laporan dugaan politik uang.Selebaran gelap tuduhan perselingkuhan dan SARA sebagai black campaign diitujukan pada calon petahana (incumbent).*
CILACAP (PRLM).- Selebaran gelap mewarnai Pemilukada Cilacap Jawa Tengah yang akan berlangsung 9 September 2012. Sejak Kamis (6/9) malam muncul selebaran gelap yang tersebar di pelosok Cilacap.
Selebaran tersebut menurut Ketua Tim Pemenangan Tatto-Edy Parsiyan, selebaran tersebut merupakan pembunuhan karakter terhadap Tatto.
Dalam selebaran yang diterima “PRLM” ada gambar Tatto sedang berangkulan dengan seorang perempuan lengkap dengan komentar yang menyudutkannya Tatto . "Jika Tatto selingkung informasinya pasti sudah tersebar sejak lama. Tapi kok sekarang dua hari sebelum masa pencoblosan baru muncul, ini sama saja dengan black campaign (kampanye hitam)."jelasnya.
Selain selebaran gelap perselingkuhan, juga muncul selebaran berbau Sara, kata Parsiyan, selebaran tersebut sebagai upaya politik adu domba, sebagai bentuk kepanikan sehingga menyebar informasi yang tidak rasional kepada masyarakat. "Itu bentuk pembodohan masyarakat sekarang sudah pintar pintar, tidak gampang dibodohi hal sebodoh itu,"tambah Parsiyan.
Sementara Ketua Panwaslu Cilacap Sani Haryanto mengaku hari ini (jumat) menerima laporan praktik dugaan politik uang melalui pembagian paket sembako. "Tim pengacara Tatto hari ini melaporkan dugaan bagi-bagi sembako kepada warga. Kasus dugaan politik uang ditemukan di Kecamatan Nusawungu. Paket tersebut berisi beras, gula, mie instan, minyak. Paket sembako tersebut juga diisi dengan gambar pasangan Novita-Muslih," ujar Sani.
Terpisah Ketuya Tim Pemenangan pasangan Vovita-Muslih Kustiwa ketika dikonfimasi mengaku tidak tahu menahu tentang selebaran gelap, paket sembako apalagi rbt yang beredar di masayarakat."Kita tidak tahu menahu soal, itu saya malah baru tahu dari wartasan. Tapi kita akan cek kebenaran berita tersebut," katanya. (A-99/A-26).***
Selain selebaran gelap perselingkuhan, juga muncul selebaran berbau Sara, kata Parsiyan, selebaran tersebut sebagai upaya politik adu domba, sebagai bentuk kepanikan sehingga menyebar informasi yang tidak rasional kepada masyarakat. "Itu bentuk pembodohan masyarakat sekarang sudah pintar pintar, tidak gampang dibodohi hal sebodoh itu,"tambah Parsiyan.
BalasHapustogel online