Puan Tepis Gonjang-ganjing PDIP Jawa Barat
"Tak ada pengurus mundur beramai-ramai," kata putri Megawati itu.
Anggi Kusumadewi, Nur Eka Sukmawati, Riefki Farandika Pratama (Bandung)
DPD PDIP Jawa Barat diterpa isu perpecahan internal.(VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)
VIVAnews – Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Puan Maharani menyatakan, tak ada pengunduran diri massal dari pengurus Dewan Pimpinan Daerah Jawa Barat.
“Bukan mundur beramai-ramai. Janya tiga pengurus yang mengundurkan diri karena ingin fokus dengan pekerjaan mereka,” kata Puan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa 11 September 2012. Tiga pengurus DPD PDIP Jawa Barat yang mundur itu adalah Heri Mei Oloan selaku Sekretaris DPD PDIP Jabar, Rohman selaku Wakil Sekretaris DPD, dan Matius Tandiontong selaku Bendahara DPD.
Pengunduran diri ketiga pengurus DPD PDIP Jabar itu dilakukan setelah Ketua DPD PDIP Jabar, Rudi Harsa Tanaya, mengundurkan diri karena tidak mendapat kepercayaan lagi dari DPP PDIP.
“Bukan mundur beramai-ramai. Janya tiga pengurus yang mengundurkan diri karena ingin fokus dengan pekerjaan mereka,” kata Puan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa 11 September 2012. Tiga pengurus DPD PDIP Jawa Barat yang mundur itu adalah Heri Mei Oloan selaku Sekretaris DPD PDIP Jabar, Rohman selaku Wakil Sekretaris DPD, dan Matius Tandiontong selaku Bendahara DPD.
Pengunduran diri ketiga pengurus DPD PDIP Jabar itu dilakukan setelah Ketua DPD PDIP Jabar, Rudi Harsa Tanaya, mengundurkan diri karena tidak mendapat kepercayaan lagi dari DPP PDIP.
“Keputusan ini saya ambil setelah berdiskusi dengan Ketua Umum PDIP Ibu Megawati. Ketidakpercayaan DPP kepada saya menjadi alasan utama,” kata Rudi di Aula DPD PDIP Jawa Barat, Bandung.
Puan menegaskan, DPP tidak memecat Rudy. Menurutnya, Rudy lah yang mengundurkan diri karena ingin fokus dengan jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Barat. “Kami bekerja kolektif kolegial, jadi semua harus kerja sama,” ujar putri Megawati Soekarnoputri itu.
Kini, lanjut Puan, PDIP telah menunjuk Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin sebagai Pelaksana Harian Ketua DPD PDIP Jawa Barat. PDIP pun memberi tugas Hasanuddin untuk mencari ketua definitif DPD PDIP Jawa Barat.
“Sebagai Ketua Fraksi PDIP, saya minta Pak TB untuk mengikuti tugas partai. Fraksi harus tunduk dan ikut pada keputusan partai,” kata Puan. Ia menambahkan, tak ada penolakan dari internal PDIP terhadap penunjukkan Hasanuddin meski memang sempat ada sedikit gejolak.
“Ketika DPP mengumpulkan teman-teman Dewan Pimpinan Cabang PDIP di Jawa Barat pekan lalu, memang ada gejolak sedikit karena mereka ingin tahu ada apa sebenarnya. Tapi setelah kami jelaskan, alhamdulillah semuanya kondusif,” ujar Puan. (umi)
Puan menegaskan, DPP tidak memecat Rudy. Menurutnya, Rudy lah yang mengundurkan diri karena ingin fokus dengan jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Barat. “Kami bekerja kolektif kolegial, jadi semua harus kerja sama,” ujar putri Megawati Soekarnoputri itu.
Kini, lanjut Puan, PDIP telah menunjuk Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin sebagai Pelaksana Harian Ketua DPD PDIP Jawa Barat. PDIP pun memberi tugas Hasanuddin untuk mencari ketua definitif DPD PDIP Jawa Barat.
“Sebagai Ketua Fraksi PDIP, saya minta Pak TB untuk mengikuti tugas partai. Fraksi harus tunduk dan ikut pada keputusan partai,” kata Puan. Ia menambahkan, tak ada penolakan dari internal PDIP terhadap penunjukkan Hasanuddin meski memang sempat ada sedikit gejolak.
“Ketika DPP mengumpulkan teman-teman Dewan Pimpinan Cabang PDIP di Jawa Barat pekan lalu, memang ada gejolak sedikit karena mereka ingin tahu ada apa sebenarnya. Tapi setelah kami jelaskan, alhamdulillah semuanya kondusif,” ujar Puan. (umi)
© VIVA.co.id
0 komentar:
Posting Komentar