PNS DIMINTA TAK TERPENGARUH SUHU POLITIK
HUMAS
CILACAP - Bupati Tato Suwarto Pamuji meminta PNS untuk tidak
terpengaruh dengan situasi politik menjelang proses Pemilukada Cilacap
September mendatang. Para pegawai pemkab itu diminta tetap dapat bekerja
secara professional dengan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat
dan tetap bisa menjaga situasi seperti sekarang ini.
"Pemilukada
memang sebuah keharusan. Tapi ada mekanisme yang diatur undang-undang.
Makanya kita jangan terpengaruh dan larut dalam suhu politik" tegasnya.
Ia mengkhawatirkan bandrol Cilacap yang masuk sebagai 10 kabupaten
terkondusif di Indonesia akan tercoreng, jika dirinya dan PNS maupun
komponen masyarakat merusak situasi yang ada.
Harus
diakui, kondusifitas Cilacap memang cukup nyata, notabene hajat
demokrasi terbesar Pemilukada hanya menyisakan waktu sekitar tujuh bulan
lagi. Dan jika kondisi ini tetap terjaga, maka Pemilukada dapat
berjalan lancar.
Demikian
pula dengan dirinya yang menjadi salah satu kandidat terkuat untuk
cabup Pemilukada mendatang. Katanya ia tidak mau mengambil pusing dengan
hal itu. Yang jelas katanya sekarang ini dirinya hanya ingin bekerja
sesuai amanah untuk mensejahterakan rakyat melalui program Bangga
Mbangun Desa. "Makanya saya ngga mau larut dalam proses politik karena
khawatir justru akan mengabaikan rakyatnya. Soal siapa yang mau jadi
bupati, biarkan masyarakat yang menilai dan memilih" ungkap Bupati.
Oleh
karena itu kepada semua komponen masyarakat terutama pejabat dan para
pegawai pemkab untuk dapat bekerja sesuai tupoksinya. "Bupati, Gubernur,
dan Presiden dipilih rakyat. Kita serahkan semua pada mekanisme yang
ada. Yang penting sekarang ini saatnya kita bersatu dan berusaha sekuat
tenaga untuk kemajuan Cilacap" pungkas Tato. (AP).
0 komentar:
Posting Komentar