Selasa, 04 September 2012

Mengungkap Kematian Kartosoewirjo

Kartosoewirjo Wariskan Jam Rolex & Pulpen Parker untuk Keluarga

Foto: Buku Fadli Zon
Jakarta Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo memberi pesan terakhir pada keluarganya sebelum dieksekusi regu tembak TNI. Pemimpin DI/TII ini juga mewariskan sejumlah barang pribadinya kepada keluarganya. Jam tangan Rolex dan pulpen Parker.

"Menurut keterangan Sardjono Kartosoewirjo, keluarga menerima kiriman barang-barang pribadi Kartosoewirjo yaitu piyama bermotif kotak-kotak cokelat, jam tangan Rolex, pulpen Parker, tempat rokok cap kuda dan gigi palsu," tulis Fadli Zon seperti dikutip detikcom dalam buku 'Hari Terakhir Kartosoewirjo' Rabu (5/9/2012).

Kartosoewirjo yang memproklamirkan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII) pada akhir 1950-an ini ditangkap pada 4 Juni 1962 di Garut. Dia ditangkap atas tudingan makar dan pemberontakan. Kartosoewirjo dieksekusi pada 12 September 1962 di Pulau Ubi di Kepulauan Seribu.

Dalam 81 foto proses eksekusi Kartosoewirjo yang dimuat di buku yang ditulis Fadli Zon yang juga pengajar di UI ini, memang terlihat sosok Kartosoewirjo yang mengenakan jam tangan Rolex.

"Wajah Kartosoewirjo kelihatan tenang dan tegar menghadapi keluarganya. Tak terlihat air mata atau roman kesedihan. Kelihatan ia sudah pasrah dan ikhlas dengan takdirnya," tulis Fadli Zon.

Bersama kelompoknya, Kartosoewirjo melakukan perlawanan di kawasan Garut dan sekitarnya. Hingga operasi pagar betis TNI yang dilakukan Divisi Siliwangi berhasil mengepung dan menangkapnya.

"Foto-foto ini memperlihatkan sisi lain dari sosok Kartosoewirjo. Soal seleranya yang tinggi dengan memakai jam Rolex, soal rokok yang seringkali kontroversial dipandang dari sudut Islam atau soal keikhlasannya menghadap sang khalik," tulis Fadli yang juga aktif di Gerindra ini.

(ndr/vta) 

0 komentar:

Posting Komentar

 

ekoqren Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates