Jokowi Akan Bangun Pusat Kebudayaan dan Kuliner

Calon Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017 Joko Widodo
Foto: /TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Foto: /TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Untuk urusan makanan dan minuman, cagub DKI Jakarta Joko Widodo mengaku hanya suka menu biasa.
"Pecel dan soto daging," ujarnya saat santap siang di Warung Sunda, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2012).
"Minumnya teh hangat. Kalau nggak ada ya air putih," ujarnya seraya tersenyum.
Walau demikian, bukan berarti cagub asal Solo tersebut tidak menaruh pada perkembangan kuliner, khususnya di DKI.
"Jakarta ini harusnya jadi pusat kebudayaan nusantara. Dalam hal apapun termasuk kuliner tradisional," lanjutnya.
Untuk itu, lanjutnya, perlu ada peningkatan kualitas makanan atau minuman yang dijual untuk menarik konsumen agar berwisata kuliner.
"Harus ada sebuah seleksi kualitas. Ada penanganan produk dengan kemasan baik. Ada sebuah tempat, out door, yang memang memberikan suasana nusantara," pungkasnya.
"Pecel dan soto daging," ujarnya saat santap siang di Warung Sunda, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2012).
"Minumnya teh hangat. Kalau nggak ada ya air putih," ujarnya seraya tersenyum.
Walau demikian, bukan berarti cagub asal Solo tersebut tidak menaruh pada perkembangan kuliner, khususnya di DKI.
"Jakarta ini harusnya jadi pusat kebudayaan nusantara. Dalam hal apapun termasuk kuliner tradisional," lanjutnya.
Untuk itu, lanjutnya, perlu ada peningkatan kualitas makanan atau minuman yang dijual untuk menarik konsumen agar berwisata kuliner.
"Harus ada sebuah seleksi kualitas. Ada penanganan produk dengan kemasan baik. Ada sebuah tempat, out door, yang memang memberikan suasana nusantara," pungkasnya.
diikuti gerakan-gerakan independen untuk kampanye yang positif, menunjukkan bahwa masyarakat tidak lagi hanya menjadi bagian pasif dari masa kampanye. Pola-pola kampanye yang sering dipenuhi pencitraan calon tidak lagi ditelan bulat-bulat oleh masyarakat.
BalasHapustogel online