VISI DAN MISI
PASANGAN CALON NOMOR URUT 1
Hj. NOVITA WIJAYANTI, SE, MM. dan H. MOCHAMAD MUSLICH, S.Sos, MM.
V I S I
“Terwujudnya Cilacap Damai, Sejahtera, dan Bercahaya”
Cilacap Damai. Adalah
masyarakat harmonis, religius, nasionalis, saling menghargai berbagai
perbedaan (suku dan agama) dan status sosial antar sesama warga, toleran
dan penuh kegotongroyongan yang didukung oleh kondisi aman dan rasa
aman dalam kehidupan masyarakat.
Cilacap Sejahtera. Terwujudnya masyarakat Kabupaten Cilacap yang sejahtera berarti taraf hidup masyarakat meningkat yang ditandai oleh :
- Kemiskinan dan pengangguran yang semakin berkurang
- Meningkatnya pendapatan dan daya beli masyarakat
- Pendidikan dan kesehatan mudah, murah, dan berkualitas
- Meningkatnya indek pembangunan manusia
Cilacap Bercahaya. Terwujudnya
wilayah Kabupaten Cilacap yang bersih, elok, rapi, ceria, hijau, aman
dan jaya. Wilayah Cilacap yang yang memiliki keunggulan pembangunan
secara fisik, tata ruang baik yang didukung oleh infrastruktur,
pengelolaan sumber daya alam berwawasan lingkungan, peningkatan
investasi dan pelayanan publik prima. Sehingga Kabupaten Cilacap menjadi
daerah yang maju dan jaya.
MISI
- Percepatan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran
- Meningkatkan kualitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur
- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia
- Penguatan ekonomi kerakyatan
- Mewujudkan pelayanan publik prima
Penjelasan Misi :
- Percepatan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran.
Untuk mewujudkan Cilacap
Sejahtera kemiskinan dan pengangguran merupakan persoalan yang harus
memperoleh prioritas untuk diselesaikan. Program pemerintah daerah
ditujukan untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan dan pengangguran
sehingga masyarakat semakin sejahtera.Percepatan penanggulangan
kemiskinan dan pengangguran difokuskan pada sektor-sektor penopang
pertumbuhan ekonomi masyarakat secara riil dan penciptaan lapangan kerja
yang meliputi pertanian, perikanan, kelautan, industri padat karya,
pertumbuhan investasi, serta pengelolaan sumber daya alam berwawasan
lingkungan.
- Meningkatkan kualitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur.
Infrastruktur memainkan peran penting dalam proses pembangunan.
Infrastruktur menjadi kebutuhan masyarakat untuk menjadi sejahtera
sekaligus sarana penunjang pertumbuhan ekonomi yang sangat penting.
Pembangunan infrastuktur tidak saja untuk membangun wilayah yang lebih
maju, koneksitas antar wilayah, mengurangi kesenjangan pembangunan antar
wilayah, namun juga diperlukan sebagai upaya untuk meningkatkan daya
saing daerah.
Meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan pintu menuju
masyarakat sejahtera yang ditandai setidaknya dengan kualitas
pendidikan, kesehatan, serta peran serta masyarakat yang optimal dalam
proses pembangunan daerah. Sumber daya manusia yang berkualitas menjadi
penentu bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus menentukan
keberhasilann pembangunan daerah baik dalam kurun waktu lima tahun
maupun pembangunan dalam kurun waktu yang lebih lama.
- Penguatan ekonomi kerakyatan.
- Ekonomi kerakyatan merupakan sektor ekonomi yang terbukti mampu menjadi tulang punggung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor ekonomi kerakyatan bertumpu pada usaha mikro kecil menengah (UMKM) , penguatan kelembagaan koperasi dan infrastruktur pasar tradisional, serta didukung oleh pengembangan seni, budaya, dan pariwisata. Penguatan ekonomi kerakyatan ditujukan untuk meningkatkan dan mengembangkan sektor-sektor ekonomi kerakyatan yang pada akhirnya akan semakin mensejahterkan masyarakat dan membangun wilayah yang lebih maju.
- Mewujudkan pelayanan publik prima.
Pelayanan publik prima menjadi kebutuhan untuk mewujudkan
pembangunan wilayah yang baik, meningkatkan daya saing daerah, tuntutan
kebutuhan dasar masyarakat, serta sebagai prasyarakat dalam memacu
pertumbuhan ekonomi daerah. Pelayanan publik prima dibangun dengan
dukungan profesionalisme birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang
responsif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

0 komentar:
Posting Komentar