
Mengatasi kebiasaan masturbasi hanya dapat dilakukan dengan kemauan pribadi. Tetapi harus diakui tidaklah mudah. Mengapa? Karena masturbasi praktis mudah dilakukan, tidak melibatkan orang lain, dan tidak berisiko. Apalagi kalau Anda dapat menikmati itu.
Dibandingkan dengan hubungan seksual pranikah yang berisiko, masturbasi justru tidak berisiko. Pada umumnya ketika orang sudah melakukan hubungan seksual secara teratur, maka kebiasaan masturbasi berkurang atau tidak dilakukan lagi.
Tentu saja hubungan seksual yang dilakukan haruslah dapat dinikmati. Kalau ternyata hubungan seksual yang dilakukan tidak menyenangkan, boleh jadi masturbasi akan dilakukan lagi. Inilah yang terjadi di masyarakat.
Masih saja ada orang yang tetap melakukan masturbasi pada keadaan tertentu, walaupun sudah punya pasangan seksual. Tetapi masturbasi memang bukan sesuatu yang harus ditakuti. Tidak ada akibat buruk karena masturbasi. Justru akibat yang terjadi lebih banyak bersifat psikis disebabkan karena pengertian yang salah mengenai masturbasi.
0 komentar:
Posting Komentar