Kampanye Pemilukada Cilacap Panas
Hari pertama kampanye Pemilukada Cilacap Jawa Tengah ditandai situasi yang mulai memanas ketika dua massa pendukung Cabub dan Cawabub "menguasai" halaman Kantor DPRD setempat. Hal itu terjadi saat acara penyampaian visi dan misi pasangan Tatto Suwarto Pamuji-Akhmad Edi Susanto dan pasangan Novita Wijayanti-Mochamad Muslich di hadapan anggota DPRD Cilacap Kamis (23/8).
Massa dari dua kubu peserta Pemilukada datang memberikan dukungan
terhadap pasangan Cabub dan Cawabub masing-masing. Para pendukung
memenuhi halaman halaman kantor DPRD dengan mengenakan baju, atribut
partai serta simbol-simbol dukungan. Bahkan baju- kotak-kotak ciri khas
calon gubernur DKI Jakarta – Joko Widodo atau Jokowi Jokowi ikut
diboyong ke Cilacap oleh para pendukung Novita Wijayanti-Mochamad
Muslich.
Sementara pendukung Novita-Muslich yang hampir semuanya mengenakan baju bergambar pasangan tersebut. Sementara pendukung dari Tatto-Edi sebagian besar mengenakan seragam khas Pemuda Pancasila, baju doreng warna orange. kostum warna putih dikombinasi dengan warna kuning dan biru.
Adu mulut saling ejek antara dua pendukung pasangan Cabub dan Cawabub membuat suasana kampanye hari pertama sempat memanas. Saat memaparkan visi dan misinya para pendukung masing-masing saling bersorak sorak. Namun kampanye hari pertama berupa penyampaian misi visi program pasangan dibawah pengawalan ketat dari aparat gabungan Kepolisian, TNI dan Satpol PP berlasngung aman.
Pemaparan visi dan misi para pasangan calon secara berurutan mulai dari nomor urut satu Novita-Muslich dilanjutkan nomor urut dua Tatto Edy, yang ditawarkan peserta Pemilukada hampir tidak ada yang istimewa.
Janji kampanye keduanya pasangan calon masih berkutat pada persoalan kebutuhan dasar masyarakat dan tata kelola kepemerintahan, seperti pendidikan, kesehatan, kemiskinan, peningkatan kesejahteraan, perbaikan infrasruktur, clean government, permberdayaan perempuan dan sebagainya.
Janji politik pasangan Novita - Muslih janji antara lain meningkatkan tatakelola pemerintahan yang baik, meningkatkan pembangunan perekonomian dan kesejahteraan, meningkatkan iklim investas dan iklim usaha, meningkatkan daya dukung sarana dan infrastruktur wilayah dan mewujudkan masyarakat demokratis dan taat hukum.
Sementara pasangan Tatto - Edy menjanjikan peningkatan pelayanan pendidikan, peningkatan pelayanan kesehatan, percepatan upaya pengentasan kemiskinan, optimalisasi sumber daya manusia aparatur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sedangkan untuk strategi pelaksanaan, Tatto menyebutkan 3 point utama yakni berbenah, berinovasi, dan berkoordinasi.
Menurut Prof. Dr. Paulus Israwan, pakar kebijakan publik dan kepemerintahan dari Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) di Purwokerto janji politik Cabub dan Cawabub Cilacap seharusnya tidak hanya menebar janji-janji politik, namun juga harus dapat merealisasikan apa yang telah diprogramkannya.
Paulus mengajak masyarakat yang mempunyai hak pilih untuk ikut berpartisipasi aktif dengan tidak menyia-nyiakan hak pilihnya dalam memilih para calon yang maju dalam Pemilukada.
Sementara pendukung Novita-Muslich yang hampir semuanya mengenakan baju bergambar pasangan tersebut. Sementara pendukung dari Tatto-Edi sebagian besar mengenakan seragam khas Pemuda Pancasila, baju doreng warna orange. kostum warna putih dikombinasi dengan warna kuning dan biru.
Adu mulut saling ejek antara dua pendukung pasangan Cabub dan Cawabub membuat suasana kampanye hari pertama sempat memanas. Saat memaparkan visi dan misinya para pendukung masing-masing saling bersorak sorak. Namun kampanye hari pertama berupa penyampaian misi visi program pasangan dibawah pengawalan ketat dari aparat gabungan Kepolisian, TNI dan Satpol PP berlasngung aman.
Pemaparan visi dan misi para pasangan calon secara berurutan mulai dari nomor urut satu Novita-Muslich dilanjutkan nomor urut dua Tatto Edy, yang ditawarkan peserta Pemilukada hampir tidak ada yang istimewa.
Janji kampanye keduanya pasangan calon masih berkutat pada persoalan kebutuhan dasar masyarakat dan tata kelola kepemerintahan, seperti pendidikan, kesehatan, kemiskinan, peningkatan kesejahteraan, perbaikan infrasruktur, clean government, permberdayaan perempuan dan sebagainya.
Janji politik pasangan Novita - Muslih janji antara lain meningkatkan tatakelola pemerintahan yang baik, meningkatkan pembangunan perekonomian dan kesejahteraan, meningkatkan iklim investas dan iklim usaha, meningkatkan daya dukung sarana dan infrastruktur wilayah dan mewujudkan masyarakat demokratis dan taat hukum.
Sementara pasangan Tatto - Edy menjanjikan peningkatan pelayanan pendidikan, peningkatan pelayanan kesehatan, percepatan upaya pengentasan kemiskinan, optimalisasi sumber daya manusia aparatur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sedangkan untuk strategi pelaksanaan, Tatto menyebutkan 3 point utama yakni berbenah, berinovasi, dan berkoordinasi.
Menurut Prof. Dr. Paulus Israwan, pakar kebijakan publik dan kepemerintahan dari Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) di Purwokerto janji politik Cabub dan Cawabub Cilacap seharusnya tidak hanya menebar janji-janji politik, namun juga harus dapat merealisasikan apa yang telah diprogramkannya.
Paulus mengajak masyarakat yang mempunyai hak pilih untuk ikut berpartisipasi aktif dengan tidak menyia-nyiakan hak pilihnya dalam memilih para calon yang maju dalam Pemilukada.
0 komentar:
Posting Komentar