Tampilkan postingan dengan label rumah tangga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rumah tangga. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 April 2014

4 Persyaratan dan tata cara menikah di Negara Indonesia

0Share

 




Assalamualaikum WrWb…

            Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga dan sahabatnya dan para pengikutnya  
Teman-teman yang budiman , 
Pada postingan kali ini saya akan berbagi info tentang nikah dan persyaratanya.
Pada dasarnya persyaratan menikah menurut islam tidaklah  seribet  persyaratan yang diberikan oleh Negara kita Indonesia.
Berikut ini adalah  persyaratan dan tata cara menikah di negara Indonesia,

1.                Mendapatkan “sibir” dari KUA setempat
2.                Menyerahkan N1 yang didapatkan dari KUA desa setempat
3                 Menyerahkan N2 yang didapatkan dari KUA desa setempat
4                 Menyerahkan N3 yang didapatkan dari KUA desa setempat
5               . Menyerahkan N4 yang didapatkan dari KUA desa setempat
6               . Menyerahkan Potocopy KTP
7               . Menyerahkan Potocopy Ijazah sekolah awal dan akhir
- * Jika yang akan menikah janda/duda yang bercerai harus dilampirkan akta cerai dari agama
-   Jika janda/dudanya karena meninggal harus harus dilampirkan surat keterangan kematian dari atau N6 dari desa setempat
-    Jika CaTin (Calon Pengantin) dari luar kecamatan/kota harus disertai surat numpang/andon nikah dari KUA setempat
-  Jika CaTin (Calon Pengantin) ingin menikah lagi atau menambah istri maka harus ada persetujuan dari istri yang diketahui oleh Peradilan Agama (PA)


Keterangan:
Sibir : tanda terima kutipan akta nikah
N1: surat keterangan untuk nikah
N2: surat keterangan asal usul
N3: surat persetujuan dari kedua belah pihak (CaTin)
N4: surat persetujuan dari orang tua

Senin, 03 Maret 2014

1 KETIKA SEORANG WANITA TELAH MENIKAH ( PUNYA SUAMI )

KETIKA SEORANG WANITA TELAH MENIKAH


Ketika telah menikah, seorang wanita tidak lagi menjadi milik ibu bapaknya, melainkan menjadi milik suaminya, sepenuhnya..

Ia wajib taat dan berbakti serta
melakukan apa pun yg menjadi keinginan suaminya
Serta tidak boleh sekalipun berkata tidak jika memang perintah suaminya tersebut tidak melanggar syariat Islam.

Intinya, setiap hari hanyalah kepatuhan yg ada, Kepatuhan istri kepada suaminya..

Dan kepatuhan ini, dihargai oleh ALLAH sebagai jihadnya para wanita..

Siapa pun wanita sholehah yg taat kepada ALLAH dan juga mentaati perintah suaminya..

Maka ia adalah wanita sholehah, yg baginya surga serta dipersilakan masuk dari pintu mana saja yg mereka kehendaki..

Masya Allah . . .

Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:

Jika seorang istri itu telah menunaikan shalat lima waktu,berpuasa di bulan ramadhan,dan menjaga kemaluannya dari mengerjakan perbuatan haram dan dia TAAT kepada suaminya..
Maka akan di persilahkan ia masuk ke Syurga dari pintu manapun yg ia kehendaki.. (H.R Ahmad dan Thabrani)..

Semoga Bermanfaat

Sabtu, 30 November 2013

0 Mau Nikah kok main main?, Mau main main tapi kok Nikah?


      Akad nikah merupakan acara kunci dalam pernikahan. Pada intinya akad nikah adalah upacara keagamaan untuk pernikahan antara dua insan manusia. Melalui akad nikah, maka hubungan antara dua insan yang saling bersepakat untuk berumah tangga diresmikan di hadapan manusia dan Allah.
Nikah adalah salah satu sunnah (ajaran) yang sangat dianjurkan oleh Rasul Shalallahu ‘Alaihi Wassalam dalam sabdanya:
ayat1.jpg
Wahai para pemuda, siapa di antara kalian yang mampu menikah (jima’ dan biayanya) maka nikahlah, karena ia lebih dapat membuatmu menahan pandangan dan memelihara kemaluan.Barangsiapa tidak mampu menikah maka berpuasalah, karena hal itu baginya adalah pelemah syahwat.” (HR. Bukhari dan Muslim)


     Kawin kok main main?, mau main main tapi kok kawin?, apa kalau main main maka kawinnya gak ngos-ngosan keenakan? Inilah perilaku kontroversi para pesohor di negeri ini.
1385869261150208282
Enji&Ayu,sumber foto:viva.co.id
1385869506826941961
Jonas&Asmirandah,sumber foto:tabloidbintang.com
     Cerita bubarnya mahligai rumah tangga antara Enji dan Ayu Ting-Ting disebabkan oleh hal yang sangat sepele; perbedaan pendapat mengenai pesta perkawinan. Enji menghendaki agar supaya pesta perkawinan tidak usah terburu buru dilaksanakan, karena menunggu jeda setelah pemberitaan bertubi-tubi mengenai diri mereka berdua. Sebaliknya, bagi Ayu Ting-Ting dan Ayah-Ibunya; pesta perkawinan itu hukumnya wajib.
Kemudian, kasus perkawinan Jonas dan Asmirandah yang menuju bubar pula melalui gugatan pembatalan nikah oleh Asmirandah dikarenakan mungkirnya Jonas untuk mengakui dirinya telah Mualaf bahkan belakangan diralat menjadi ‘pernah Mualaf’ sehingga menyebabkan akad nikah yang telah terjadi kehilangan dasar hukumnya.
Dalam kedua kasus di atas, perkawinan masih berlangsung dalam periode sekian hari. Yang memegang rekor perkawinan main main tersingkat adalah yang dilakukan oleh Alm Farid Hardja dan Lela Latifah yang konon cuma berlangsung 4 jam saja pada tahun 1992.
Bingung khan?, mau main-main kok kawin, mau kawin tapi kok main main?



Berbagai sumber : kompasiana.com

Rabu, 03 April 2013

1 Alasan dan motivasi perempuan untuk menikah


     
      Anggaplah perkawinan sebagai satu perjalanan, tapi yang ini berupa perjalanan yang berlangsung seumur hidup. Untuk itu, bersiap-siaplah layaknya anda siap-siap waktu mau mengadakan perjalanan jauh. Segalanya akan jadi lebih mudah, jika semuanya sudah di persiapkan .

Sebenarnya dasar-dasar pemikiran perkawinan cukup mudah, kok. Yaitu berbagi pandangan tentang keluarga, basis ekonomi, dan seabreg humor. Tentu saja anda juga akan memerlukan seksualitas, spiritual, dan moral. Juga satu hal yang tak bakal lupa dibawa sebanyak mungkin adalah cinta kasih supaya “tak kehabisan bensin” di tengah jalan.


     Ketika seorang perempuan memutuskan untuk menikah, pasti mempunyasebuah alasan atau istilah lainnya motivasi. Sebuah motivasi selanjutnya menuntut tercapainya sebuah tujuan. Pada dasarnya antara motivasi dan tujuan sangat tipis perbedaannya. Keduanya sama-sama merupakan substansi yang menjadi ruh atau spirit seorang perempuan mempunyai keberanian atau kekuatan untuk mengambil keputusan menikah.
Adakah  seorang perempuan menikah tanpa sebuah motivasi atau alasan, bahkan tanpa tujuan? Jawabannya saya yakin : tidak ada. Akan tetapi, pertanyaan ini mungkin tidak berlaku bagi perempuan yang menikah dibawah tekanan pihak lain, seperti kasus kawin paksa. Tentunya pihak lainlah yang mempunyai tujuan dengan pernikahan itu.
Meskipun pernikahan yang dijalani hanya sebuah ‘pelarian’, tetap saja ada tujuannya. Bukankah ‘pelarian’ itu sendiri merupakan sebuah tujuan? Barangkali perempuan tadi ingin melarikan diri dari suatu persoalan atau melupakan sesuatu dengan cara menikah. Jadi, motivasi dan tujuannya adalah pelarian atau melupakan sesuatu. Terlepas motivasi dan tujuan menikah seperti itu baik atau tidak, tetapi tidak sedikit perempuan yang menikah karena alasan ini. Di sini memang tidak dimaksudkan untuk menilai baik buruknya sebuah alasan. Atau bermaksud mengatakan alasan yang ini lebih baik dari yang itu, dan sebaliknya. Atau akan mengklaim alasan seperti ini lebih baik dari alasan seperti itu, dan sebaliknya.
Memang, motivasi, alasan, dan tujuan setiap perempuan tidak akan sama. Setiap perempuan mempunyai kondisi dan situasi tertentu yang akan mempengaruhi munculnya jenis-jenis motivasi, alasan dan tujuan tertentu pula. Ada yang karena desakan ekonomi, ada yang karena memang cinta, ada yang karena status, ada yang karena umurnya sudah harusnya menikah, ada yang karena niat ibadah, ada yang karena memang butuh belaian laki-laki, ada yang karena pelarian dari suatu masalah seperti patah hati, dan sebaginya. Setiap alasan dan motivasi tersebut akan menjadi alasan yang terbaik dan paling tepat bagi masing-masing perempuan berdasar kondisi dan situasinya masing-masing.
Akan tetapi, memang terkadang ada beberapa dari kita yang suka mengklaim atau berkeyakinan bahwa hanya alasan tertentu saja yang paling benar. Misalnya bagi yang sedang jatuh cinta, maka cinta akan menjadi motivasi utama dalam mengambil keputusan. Tujuannya jelas, ingin hidup bahagia bersama orang yang dicintainya. Sering terjadi, orang yang sedang dimabuk cinta menafikan atau membutakan matanya pada factor lain, seperti perbedaan keyakinan, kondisi ekonomi, asal usul, status social, bentuk fisik, dan lain-lainnya.          
        Tidak ada yang salah dengan yang seperti ini. Cinta memang luar biasa dan mempunyai kekuatan. Maka tak heran bila ada jargon ‘cinta bisa mengatasi  segalanya’ Keberadaan orang yang dicintainya di sampingnya merupakan hal yang paling berharga dibanding materi dan hal lainnya. Bahkan semakin seseorang tidak peduli dengan factor yang lain kecuali cinta, sering dikatakan cinta itu semakin suci, murni, atau mulia… Maka berbahagialah dan beruntunglah yang bisa menikah dengan dorongan cinta. Sebab tidak semua orang mempunyai kesempatan menikah dengan cara ini.
Apa semua orang, khususnya perempuan, mempunyai keberuntungan bisa menikah atas dasar cinta? Saya berani menjawab: tidak. Banyak perempuan yang menikah lebih disebabkan alasan dan factor di luar cinta ketimbang karena ‘true love’ atau cinta sejati. Bisa karena factor kultur, ekonomi, social, umur, agama, psikologis atau butuh rasa aman dan  kasih sayang, kebutuhan biologis, membahagiaan orang tua, sampai karena  pelarian disebabkan  patah hati.
Banyak perempuan yang menikah karena alasan yang lebih dianggapnya ‘rasional’. Mereka menikah dengan laki-laki yang mempunyai masa depan, ekonomi mapan atau berkepribadian baik., meskipun perasaannya pada laki-laki tadi hanya ‘biasa-biasa saja’ atau tidak ada cinta yang menggebu-gebu. Apa salah menikah dengan motivasi seperti ini? Toh kenyataannya banyak yang berhasil dan sukses membangun keluarga harmonis dengan motivasi seperti ini. Mereka berprinsip, cinta akan tumbuh dalam perjalanan perkawinan mereka. Jadi, factor ekonomi atau kepribadian hanya menjadi entry point saja untuk membangun cinta.
Atau berapa banyak perempuan yang di usia matang belum menemukan cinta, sementara dia sudah merasa dikejar umur. Sebenarnya umur tidak benar-benar mengejarnya, tetapi ketika melihat teman-teman sebayanya, teman SMA-nya, teman kuliahnya, atau teman kerjanya, rata-rata sudah berkeluarga dan menimang anak, maka saat itu seorang perempuan akan merasa dirinya ‘sudah tua’ dan merasa sudah harus berkeluarga seperti umumnya perempuan lain. Selain factor eksternal di atas, masih ada factor internal dari dalam diri perempuan yang mendorong untuk mengambil keputusan menikah, seperti kebutuhan biologis yang sudah harus dipenuhi atau kebutuhan kasih sayang dan belaian laki-laki. Maka ketika ada kesempatan bertemu laki-laki yang menawarkan miat baik dan dalam diri laki-laki tersebut ada criteria yang cukup, lagi-lagi dengan alasan ‘rasional’ seorang perempuan akan menerima tawaran tersebut, meskipun ia tidak merasa benar-benar ‘jatuh hati’ padanya.
               Perempuan yang menikah dengan alasan ‘rasional’ di atas terkadang akan terkesan materialistis ketika pertimbangan memilih laki-laki yang akan dinikahinya berdasar kondisi ekonominya. Logikanya mungkin tidak sekaku itu, bahwa ekonomi atau uang harus selalu dikaitkan dengan sifat materialistis. Ketika seorang perempuan akan menikah dia juga berhak menilai ‘nilai lebih’ calon suaminya. Dan ekonomi hanya salah satu kelebihan seorang laki-laki yang akan mendukung keberlangsungan perkawinan. Sebab bila seorang perempuan tidak merasakan cinta terhadap seorang laki-laki, ia butuh ‘alasan kuat’ untuk bisa menikah dengan laki-laki tersebut. Uang, ketampanan , kecocokan, kepribadian, mungkin akan menjadi alasan kuat atau sebutlah entry pointuntuk membangun cinta.
Artinya, seorang perempuan bisa jadi tidak menikmati indahnya cinta asmara yang membara dalam perkawinannya, tetapi dia bisa menikmati atau merasakan kepuasan, kebahagiaan, kenyamanan, dan kecukupan materi, perhatian dan sikap baik suaminya ataupun kebanggaan pada segala kelebihan yang ada pada suaminya. Bahkan bagi yang berprinsip ‘cinta bukan segalanya’, bisa saja memutuskan untuk menikah dengan orang yang tidak dicintai karena orang yang dicintai memiliki karakter buruk yang mungkin hanya akan menyengsarakan hidupnya, seperti egois, tak mau mengerti, kepribadian sulit, pemalas, dsb. Apa ada yang salah meninggalkan cinta demi sebuah akal sehat dan kebaikan?
Lalu bagaimana dengan teman kita yang saat mengambil keputusan menikah dalam kondisi emosi yang labil, misalnya ia sedang patah hati, putus cinta, atau dikhianati oarng yang dicintai, lalu menikah dengan orang sama sekali tidak dicintai.  Apakah menikah dengan motivasi ‘pelarian’ seperti ini akan dikatakan tidak tepat atau tidak baik? Seandainya kita mencoba untuk berpikir positif tentu keputusan itu lebih baik dari perempuan tadi berlarut-larut dalam kesedihan, stress, depresi memikirkan cintanya yang lepas, firgit, atau bahkan berlari ke alcohol, obat adiktif atau bahkan bunuh diri. Saya yakin meskipun keputusan itu bersifat emosional, tetapi tetap masih ada pertimbangan sehat dalam memilih laki-laki tempat melarikan diri. Boleh jadi laki-laki yang dipilihnya adalah laki-laki yang selama ini sudah dikenalnya, peduli, dan perhatian, bahkan mungkin naksir tetapi bertepuk sebelah tangan.
Ada juga perempuan yang menikah karena ingin melarikan diri dari keluarga yang bermasalh, yang penuh dengan ketegangan dan pertengkaran, bapak yang kejam, dll. Dengan menikah berharap menemukan keluarga baru yang lebih baik dan aman. Atau juga perempuan yang sudah tidak punya siapa-siapa lagi, orang tua sudah meninggal dan saudara-sudaranya sudah punya keluarga sendiri-sendiri, sementara ia butuh sebuah keluarga atau ‘home’ tempat untuk mencurahkan dan sekaligus mendapatkan kasih sayang dan perlindungan. Akhirnya, tanpa menunggu datangnya cinta, bertemu dengan laki-laki yang dirasa cocok pun sudah oke.
Memang, menikah tidak melulu urusan cinta. Banyak juga perempuan yang menikah karena sebuah ‘keyakinan’ atau agama. Dengan berkeyakinan menikah adalah ibadah, banyak perempuan menikah atas dasar pertimbangan ‘ketaatan’ beragama calon suaminya. Menikah adalah misi mulia untuk melahirkan generasi yang akan meneruskan memakmurkan bumi. Dengan keyakinan seperti ini mereka pun menemukan kepuasan batin dan kebahagiaan. Tak jauh beda dengan motivasi ini, ada juga perempuan yang menikah dengan laki-laki yang dipandang mempunyai kesamaan visi, misi, atau tujuan hidup. Hidup dengan orang yang ‘isi kepalanya’ dan jalan pikirannya sama diyakini akan membuat segalanya dirasa mudah, terutama di saat-saat menghadapi persoalan dan mengambil sebuah keputusan. Soal cinta, ada perasaan suka pun cukup. Mereka berharap cinta akan tumbuh dalam perjalanan perkawinan.
         Beberapa motivasi dan tujuan di atas baru sebagian kecil atau sekedar contoh saja. Tentu masih banyak alasan, motovasi, dan tujuan lain di luar pemahaman kita. Anda semua pun mungkin juga punya alasan tersendiri saat akan mengambil keputusan menikah. Yang jelas, masing-masing kita mempunyai ukuran kepuasan dan kebahagiaan yang berbeda. Ada yang menikah untuk mencari kepuasan bati, mencari ketenangan, kepuasan materi, kepuasan biologis, dsb. Dari kenyataan seperti itu kita tidak bisa bilang bahwa hanya orang yang mengalami ‘romantisme cinta’ saja yang dapat menemukan kebahagiaan alam perkawinan. Kita sudah seharusnya menepis mitos bahwa cinta merupakan satu-satunya alasan yang paling benar dalam peristiwa pekawinan. Bagi mereka yang bisa menikah dengan motivasi cinta jangan merasa hanya yang paling berbahagia, apalagi mengolok teman yang menikah karena alasan lain, seperti motivasi ekonomi, umur, spiritual, keyakinan, dll sebagai alasan yang tidak benar. Ingat, datangnya cinta tidak dapat direncana, sementara menikah dapat direncanakan! :D



sumber : kompasiana.com

Selasa, 02 April 2013

0 ADAB/ETIKA WANITA SOLEHAH SAAT BERSELISIH DENGAN SUAMI



Berikut beberapa nasihat bagi isteri apabila sedang timbul perselisihan atau cekcok dengan suami:

1. Jangan mengimbangi lagi kemarahan suami dengan kemarahan juga. Jika sang suami marah sebaiknya diam mendengarkan apa yang menjadi problem suami.

2. Tidak mengelurkan kata-kata kasar dan menyakitkan.

3. Jika hendak memberikan solusi atau jalan keluar dari sebuah masalah, upayakan bahasa yang digunakan tidak terkesan menggurui, tapi ungkapkan dengan bahasa usulan.

4. Tidak keluar dari rumah suami apalagi menceritakan problem tersebut kepada kedua orang tua, padahal masalah yang dihadapi masih bisa diselesaikan berdua.

5. Tidak menceritakan percekcokan tersebut kepada orang yang tidak layak untuk mendengarkannya, bahkan kepada orang yang dianggap baik sekalipun. Kecuali jika cerita tersebut dimaksudkan untuk mencari solusi dan orang yang diajak bicara mampu menjaga rahasia.

6. Tidak menampakkan perselisihan tersebut di hadapan anak-anak karena batin anak-anak akan merasakan adanya sesuatu yang tidak beres pada kedua orang tua mereka. Jika anak-anak bertanya, katakan kepada mereka dengan ungkapan yang menunjukkan bahwa tidak ada sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

7. Sebisa mungkin isteri tetap melakukan hal-hal yang menjadi kewajiban dirinya pada suaminya, melayani, mencucikan pakaian, membuatkan masakan dan sebagainya. Di samping hal itu adalah kewajiban yang harus ditunaikan, cara tersebut terbukti efektif untuk menjinakkan hati suami yang sedang dilanda emosi.

Kamis, 14 Maret 2013

0 Waktu Paling Tepat Dan Ideal untuk Bercinta


        Ovulasi merupakan pelepasan sel telur dari ovarium. Ovulasi merupakan waktu dimana seorang perempuan mempunyai kesempatan terbaik untuk bisa hamil. Dengan anda mengatur atau memanage waktu untuk berhubungan suami istri disaat waktu ovulasi bisa memperbesar peluang dan harapan hamil.



Selain posisi dan teknik dalam bercinta, ternyata pemilihan waktu juga berperan besar dalam tercapainya puncak kenikmatan alias orgasme. Jadi, kapan waktu yang paling tepat?

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam The Journal of Sexual Medicine disebutkan bahwa sekitar 14 hari setelah siklus menstruasi adalah waktu yang paling tepat. Wanita yang bercinta pada periode tersebut cenderung lebih mudah mencapai orgasme. 

Pada periode 14 hari pasca-menstruasi, klitoris akan membesar sekitar 20 persen dan lebih peka terhadap rangsangan. Dengan demikian, seorang wanita akan menjadi lebih mudah bergairah.

Sekelompok peneliti dari Italia yang melakukan penelitian itu melibatkan 24 wanita berusia 18-35 tahun. Menggunakan peralatan ultrasound, klitoris para responden diukur, demikian pula pembuluh darah utama yang mengalirkan darah ke klitoris sehingga akan timbul gairah seksual.

Pengukuran lewat ultrasound tersebut dilakukan di awal, tengah, dan akhir siklus menstruasi. Hasilnya, pada hari ke-14 siklus menstruasi, ukuran klitoris lebih besar sampai 20 persen. Selain itu, pembuluh darah juga cenderung membesar sehingga sirkulasi darah ke organ tersebut lebih lancar. 

Hari ke-14 adalah sekitar masa ovulasi sehingga terjadi perubahan pada tubuh. Perubahan itu juga dipengaruhi oleh hormon estrogen. Tak heran jika di masa subur tersebut, kebanyakan wanita menjadi lebih bersemangat berhubungan seks dibanding hari-hari lainnya.







sumber: kompas.com

Selasa, 12 Maret 2013

0 7 Hal penyebab utama sebuah perceraian.




Percayalah, pernikahan abadi itu bukan merupakan dongeng, tapi diusahakan bersama. 
Apa yang Pria Cari dalam Perkawinan?
     Telah terlihat bahwa dibandingkan dengan wanita, pria umumnya lebih puas dan bahagia dengan pernikahan mereka. Tapi apa jenis pasangan menikah yang mereka cari? Pria ingin seseorang yang ceria, memiliki sikap positif untuk hidup dan dapat menghasilkan suasana ceria di rumah. Ini adalah fakta terbukti bahwa perempuan memainkan peran utama dalam menciptakan suasana positif dan bahagia di rumah. Pria seperti optimis dan tidak terlalu menuntut atau mendominasi pasangan hidup, seseorang yang bisa memberi mereka ruang mereka sendiri dan umumnya memiliki sikap positif terhadap tantangan hidup.
Pria mengajukan perceraian ketika mereka terjebak dengan pasangan yang terlalu obsesif dan gila kontrol dan yang selalu mengeluh tentang perilaku mereka di depan orang lain dan sering menghina mereka.



Berikut ini Tips mengenal 7 penyebab utama sebuah perceraian.
1. Komunikasi.
Kurangnya kesempatan untuk melakukan komunikasi yang intens, dengan kualitas yang baik. Bagi pasangan menikah, penting punya ruang dan emosi untuk bisa saling curhat, mengungkapkan isi hati baik pujian, harapan, kesenangan maupun kekesalan.
Kedua belah pihak perlu punya kesadaran dan niat penuh untuk mendiskusikan persoalan dengan kepala dingin. Tujuan diskusi adalah untuk mencari jalan keluar, bukan sekedar meluapkan emosi.
2. Harapan Tidak Realistis.
Berharap pasangan akan berubah setelah menikah. Hal ini berhubungan dengan pemahaman masing-masing pihak terhadap pasangannya. Seringkali perselisihan terjadi karena mengharapkan perubahan dari pasangan.
Padahal perilaku yang diprotes belum tentu membahayakan fisik maupun mental pasangan. Pasangan suami-istri perlu rela hati menurunkan harapan atas perilaku pasangan yang tidak prinsip.
3. ‘Power’ Dalam Perkawinan.
Ada yang ingin suami pegang kendali, ada yang ingin istri yang mengatur. Padahal ini hanyalah masalah kesepakatan. Terlihat tidak penting, namun nyatanya bisa mengantar pasangan ke pengadilan agama.
4. Konflik Peran.
Dalam perkawinan akan ada pembagian peran, seperti siapa yang mengasuh anak, siapa yang mencari nafkah. Ini bisa jadi sumber pertentangan dan menimbulkan ketidakpuasan antar suami-istri. Terutama karena sekarang banyak istri berkarir.
5. Cinta Meredup.
Ada yang bilang daripada diberi perasaan jatuh cinta, lebih baik diberi kekuatan menjaga cinta. Karena cinta itu perlu dipupuk agar terus menyala. Pasangan yang sudah menikah, berapa tahun pun, perlu tetap membakar cinta, salah satunya dengan mengungkapkan rasa sayang.
Biasanya orang bilang, “Ah sudah nikah, untuk apa aku menunjukkan rasa cinta,” atau bilang, “Ah buat apalah mesra, seperti orang pacaran saja.” Padahal jika satu dua tahun tanpa ekspresi, cinta bisa hambar.
6. Affair (Orang Ketiga).
Adanya orang ketiga membuat sebuah perkawinan sulit dipertahankan. Selain cinta yang membutakan, hal peling penting yang justru membuat perkawinan bubar jalan adalah kepercayaan. Dalam sebuah perkawinan, rasa saling percaya -yang melahirkan rasa aman dan nyaman- adalah tiang utama.
Begitu kepercayaan itu hilang, maka tidak ada lagi faktor penguat. Sehingga, pasangan yang sudah menikah perlu berpikir panjang sebelum bermain api. Alasan “tidak melibatkan perasaan” ketika melakukan affair adalah argumentasi “lima menitan”. Karena arah perasaan seringkali tidak bisa ditebak.
7. Seks.
Ini adalah paling kecil dari alasan retaknya sebuah rumah tangga, Karena seks bisa diabaikan ketika rasa sayang yang dalam masih terpelihara. Rasa sayang itulah yang menahan seseorang untuk menyakiti pasangan dan menggugat talak maupun cerai.

0 4 HAL YANG PERLU DI PERTIMBANGKAN KETIKA MEMILIH CALON SUAMI



    Kita tentu memiliki sosok pasangan ideal dalam otak kita. Nah, jadikan itu sebagai penyaring untuk menentukan siapa yang akan jadi teman spesial dalam bergaul. Lagipula, ideal bukan jaminan cocok menjadi pacar. Jadi, luaskan dulu pergaulan tanpa ada yang dijadikan teman spesial. Ini akan tetap membuka peluang untuk mendapatkan calon pasangan yang benar-benar pas.



      Pilih laki-laki untuk dinikahi dalam islam tidak hanya karena ganteng fisiknya, bukan pula hanya tinggi derajadnya, ataupun gunungan hartanya, beberapa yang harus diperhatikan oleh orang tua dalam menentukan calon suami bagi putrinya atau beberapa pedoman bagi wanita dalam memilih calon suami adalah sebagai berikut:

1. Bentuk Fisik Si Pria
Hal ini tidak terlalu prinsip, tapi juga tidak bisa di lupakan, karena keindahan bentuk fisik si laki-laki juga menentukan keharmonisan rumahtangga kedepannya, terutama ketentraman batin si wanitanya.

2. Kekuatan Agamanya
Hal inilah yang paling penting, karena si laki-laki nanti akan menjadi pemimpin yang akan menahkodai rumahtangga buat mengarungi kehidupan dunia dan akhirat, dengan kekuatan agama yang baik dan mantap diharapkan sang laki-laki mampu membawa keluarganya untuk selamat dunia dan akhirat.

3. Mampu Memenuhi Hak-Hak Istri
Hak seorang istri harus terpenuhi oleh si laki-laki, hak-hak itu antara lain:
  1. Menggaulinya dengan baik,

  2. Sabar dengan tingkahlaku istri yang buruk,

  3. Mendidik dengan pendidikan agama yang baik,

  4. Menyenangkan dan menghibur hati istrinya,

  5. Banyak cemburu pada istrinya.

4. Sekufu’
Sekufu’ artinya seimbang, yaitu sang wanita harus menjaga keseimbang dengan calon suaminya dalam hal ahlak, nasab dan pendidikannya, jangan hanya masalah harta saja, karena harta malah banyak menjadi cobaan dalam rumahtangga. Bila keseimbangan tidak dijaga, misalnya ahlak, nasab dan pendidikannya bahkan harta si wanita diatas si laki-laki dikhawatirkan nanti dalam rumahtangga si wanita kurang bisa menghargai sang suami, padahal seharusnya si suami adalah kepala rumahtangga yang menentukan arahnya rumahtangga. bila si suami sudah kalah power dari si istri bagaimana dia bisa total mengatur rumahtangga?
Kebenaran hanya milik Allah, segala kesalahan mutlak milik saya yang berusaha menafsirkan sesuai kemampuan saya yang serba terbatas ini, Wallahu A’lam Bishawab.
Rujukan:
Kitab Uqudul Jaid; Qurratul Uyun; Fathul Muin, Bab Nikah

Minggu, 03 Maret 2013

0 MENGUBAH YANG BIASA MENJADI LUAR BIASA








ISTRI SOLEHAH

MENGUBAH YANG BIASA MENJADI LUAR BIASA

Dikecewakan itu BIASA, tapi membalasnya dengan kasih sayang itulah yang LUAR BIASA...

Memaafkan kesalahan itu BIASA, tapi berbuat baik pada yang bersalah itulah yang LUAR BIASA...

Memberi itu BIASA, tapi memberikan sesuatu yang masih kita sayangi serta kita butuhkan itulah yang LUAR BIASA...

Bersyukur itu BIASA, tapi bersyukur saat kita didera musibah itulah yang LUAR BIASA...

“Mari kita bentuk pribadi ini serta mengarahkannya pada sesuatu yang LUAR BIASA.”


Jumat, 01 Maret 2013

0 Cara memilih pakaian bayi


           Tidak ada salahnya memang mengenai hal tersebut, namun jangan sampai pemilihan baju bayi hanya di peruntukkan untuk membuat bayi makin kelihatan cantik saja, tanpa menghiraukan fungsi essensi baju bayi itu sendiri, yaitu sebagai pelindung dan pemberi kenyamanan bagi bayi. Jadi, usahakan dalam pemilihan baju utamakan keamanan dan kenyamanan bagi bayi itu sendiri, baru perhatikan tampilan.

           Jangan sampai, karena salah memilih bahan baju bayi, kulit bayi yang masih peka dan halus tersebut malah memerah, mengalami bintik-bintik atau iritasi dikarenakan baju bayinya mengandung zat-zat berbahaya yang membuat kulit bayi menjadi alergi. Atau jangan sampai sistem pencernaan bayi terganggu karena, bayi yang suka mengemut ujung pakaian ternyata bajunya malah mengandung zat aditif. Yang lebih membahayakan tentunya adanya zat aditif dari baju yang dapat terhirup oleh bayi, bisa menyebabkan gangguan pernafasan pada bayi.



          Memilih baju untuk bayi berbeda dengan memilih baju untuk orang dewasa. Model baju yang lucu saja tidak cukup menjadi pertimbangan. Perlu diketahui bahwa ketika salah memilih baju bayi, Anda juga bertaruh pada kesehatan bayi Anda. 
Dr Titi Lestari Sugito Sp KK menyatakan, ketika lahir kulit bayi sangat tipis. Bahkan, tak jarang seperti bisa terlihat bagian urat-uratnya. Berikut adalah tips memilih baju bayi:
Hindari zat-zat berbahaya
Pewarnaan yang kuat pada baju akan menyebabkan warna baju mudah luntur. Hal ini tentu mengkhawatirkan. Jika pewarna tersebut terkena keringat bayi, zat warnanya akan luntur dan mengenai kulit bayi. Akibatnya, bisa saja terjadi alergi, tetapi yang paling membahayakan adalah jika zat pewarna tersebut terserap ke dalam tubuh bayi karena kulitnya yang masih tipis. Warna pakaian bayi yang terlalu terang juga akan menghilangkan warna natural kulit bayi. Jadi, sebaiknya pilihkan warna-warna pastel saja.

Pilih bahan terbaik
Bahan yang terbaik adalah katun yang tidak berbulu. Bahan tersebut mudah menyerap keringat dan tidak luntur oleh proses pewarnaan yang kurang tepat. Kemudian, tidak menimbulkan rasa gatal atau alergi di kulit. Kalau Anda memasukkan tangan Anda ke dalam jenis pakaian ini, akan terasa dingin/adem. Katun pun termasuk bahan yang mudah perawatannya.

Ukuran dan ketebalan baju
Seperti kita tahu, bayi tumbuh dengan cepatnya. Ukuran baju pun macam-macam. Biasanya ukurannya bertuliskan, new born, 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, 12 bulan, 18 bulan, 24 bulan, dan lainnya. Bahkan, ada yang memberikan kisaran, misalnya, 0-3 bulan, 3-6 bulan. Untuk permulaan, Anda bisa membeli baju dengan ukuran untuk new born. Kemudian, karena si kecil akan tumbuh cepat, Anda bisa membeli yang berukuran lebih besar. Hal itu agar tak perlu membuang-buang uang untuk pakaian saja.
Selain itu, baju bayi pun harus memiliki sirkulasi udara yang cukup. Jangan terlalu pas atau ketat di badan. Terutama di bagian leher, ketiak, lengan, perut, dan selangkangan bayi. Hal ini tentu saja akan menghambat gerak bayi yang membutuhkan gerak yang leluasa. Ukuran baju yang terlalu sempit akan membuat bayi sesak napas. Ketebalan baju harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan pada saat itu. Sebaiknya kenakan pakaian yang lebih tebal pada saat cuaca dingin. Dan, kenakan pakaian tipis pada saat cuaca panas.

Model dan aksesori baju
Model baju bayi lucu ditampakkan oleh berbagai variasi. Baik dari sisi warna, aksen seperti model kerah, tali-tali, kerutan, serta kelengkapannya seperti kancing dan karet elastis. Namun, kerah yang terlalu kaku akan membuat leher bayi gatal. Tali-tali pun dikhawatirkan bisa membuat bayi Anda tercekik.
Sedangkan kancing-kancing yang terlalu besar akan mengganggu bayi pada saat tengkurap. Untuk baju dengan aksesori pun harus betul-betul aman untuk bayi, seperti yang tidak mudah copot sehingga terhindar dari risiko ditarik tangan bayi dan dimasukkan ke mulutnya. 



sumber:REPUBLIKA.CO.ID, 

Senin, 25 Februari 2013

0 10 Cara Seks Agar Tidak Hamil




Tips seks agar tidak hamil itulah yang akan kita kutip pada pertemuan kali ini. Tapi perlu di ketahui bahwa cara seks agar tidak hamil ini tidak di anjurkan untuk para remaja atau yang belum menikah. Begitu banyak nya cara seks agar tidak hamil saat berhubungan intim yang ada di dunia maya maka kali ini juga akan berbagi pengetahuan tentang tips agar tidak hamil saat berhubungan intim.
Banyak orang yang khawatir akan hamil ketika selesai berhubungan intim. Tentu saja lantaran keduanya pasangan tersebut tidak ingin memiliki keturunan dulu. Alasannya, tentu banyak, terlebih bagi pasangan yang belum resmi menjadi pasangan suami istri. Salah satu yang marak diperbincangkan dan juga dipakai oleh banyak orang saat ini yakni penggunaan alat kontrasepsi. Selain itu, tentu saja ada beberapa yang lainnya. Tapi seberapa ampuh dan aman alat-alat tersebut?
Metode pencegahan kehamilan bekerja dengan cara mencegah agar sperma tidak sampai bertemu denga telur dan membuahinya. Beberapa alat pencegah kehamilan memang berhasil, tapi ada baiknya anda mengetahui beberapa metode pencegah kehamilan yang dipercaya orang mampu mencegah sperma bertemu telur.

Berikut Ini Adalah 10 Cara Seks Agar Tidak Hamil
Metode pertama yakni “menarik keluar”.
Metode ini mensyaratkan laki-laki menarik keluar penisnya dari vagina pasangannya sebelum ia ejakulasi. Teori yang bagus, tapi tak peduli apa yang dia katakan, dia tak bisa mengetahui secara pasti kapan dia mengalami ejakulasi. Dan sekalipun dia mengetahuinya, ada beberapa tetes seman yang terdapat diujung penisnya sebelum dia ejakulasi yang bisa menyebabkan hamil atau terinfeksi AIDS.

Metode kedua yang juga dikenal dengan sebutan “metode kalender”
Metode ini berarti kamu mencoba berhubungan intim pada saat-saat tertentu dimana kamu sedang tidak subur dan secara teoritis tidak akan membuatmu hamil. Sperma bisa hidup dalam sistem reproduksi selama enam hari. Jadi ini cukup riskan dan banyak perempuan yang secara tidak segaja hamil dengan cara ini.
Kini kamu mengetahui apa saja yang seharusnya tidak kamu lakukan, berikut ini beberapa metode yang benar-benar mampu mencegah kamu dari resiko kehamilan. Beberapa dari mereka, seperti Pil, Norplant Depo-Provera berangkali memiliki efek samping yang mesti kamu tanyakan kepada doktermu.
Dari semua metode pencegah kehamilan, kondom yang dilengkapi dengan spermisida tetap menjadi pilihan pertama karena pertama harganya yang murah, dijual bebas dan bisa mencegah dirimu dari infeksi AIDS dan penyakit-penyakit kelamin lainnya dan tentu saja mudah untuk digunakan. Tak hanya itu kemasan dan bentuknya hingga rasanya yang kemudian beraneka ragam menjadi daya tarik tersendiri.
Pemakaian kondom juga harus perlu hati-hati. Ini untuk mencegah sperma bisa masuk. Ketika laki-laki menarik penisnya dari vagina pasangan, dia harus menahan kondomnya agar tidak ada kemungkinan sperma merembes lewat pangkal penisnya kedalam vagina. Bila tidak, semua usaha akan sia-sia. Kondom juga menjadi cara yang paling mudah dan bisa diterima untuk tetap tidak hamil dan bebas infeksi penyakit kelamin.

Alat yang juga kerap digunakan yakni pil KB
Banyak sekali pil-pil pencegah kehamilan, pil-pil kombinasi yang menggunakan kombinasi hormon adalah pil yang sangat efektif. Pil bekerja mencegah kehamilan dengan melindungi indung telurmu agar tidak melepaskan telur. Jika, secara kebetulan sebuah telur terlepas, pil juga menghalangi telurmu tidak tertanam dengan cara menjaga saluran urinemu tidak terlalu tebal. Inilah alasannya mengapa memakai pil seringkali menyebabkan mensturasi terasa ringan dan tidak cepat. Akhirnya pil mempertebal muncul serviks yang berarti mempersulit telur yang berusaha melewatinya. Bagi beberapa laki-laki yang merasa tidak nyaman bila harus memakai kondom selama bercinta pil menjadi pilihan terbaiknya.

Norplant atau Susuk
Adalah termasuk hormon yang cara kerjanya tidak berbeda dengan pil. Dokter akan menanamkan kedalam lengan tanganmu enam benda kecil sebesar batang korek yang akan terus-menerus melepaskan hormon. Mereka bisa dipakai selama lima tahun dan bisa mendapatkan gantinya yang baru. Cara pencegah kehamilan ini dianggap aman dengan tingkat pencegahan lebih dari 99 persen.

Depo-Provera atau Injeksi
Adalah hormon yang diinjeksikan kedalam pantatmu atau tanganmu oleh dokter setiap tiga bulan sekali. Ia juga memiliki cara kerja mirip dengan Pil dan Norplant. Depo-Provera memiliki tingkat pencegahan kehamilan lebih dari 99 persen dan harganya yang relatif murah.

Diagfragma/Kap Serviks
Keduanya adalah kap-kap karet yang dimasukkan kedalam vaginamu kira-kira enam jam sebelum berhubungan intim. Mereka akan menutupi pembukaan serviks sehingga sperma tidak bisa masuk kesana. Spermisida juga disertakan dalam kedua produk ini sebagai sejata sperma tambahan. Kamu harus mengunjungi dokter agar bila terpasang dengan betul dan harus memiliki resep untuk mendapatkan diafragma atau kap serviks. Mana yang akan anda pilih? Tentu saja tergantung dengan kesepakatan anda dan pasangan.

Demikianlah cara seks agar tidak hamil di atas, semoga kutipan yang kami kutip di atas dapat bermanfaat buat para yang sudah berumah tangga dan perlu saya ingatkan lagi bahwa kutipan di atas tidak di anjurkan bagi yang belum berumah tangga karena bisa berakibat fatal buat masa depan kalian, jika kalian yang masih remaja jagan sekali-kali mencoba cara di atas. Apakah kalian tidak sayang sama masa depan kalian.

Minggu, 24 Februari 2013

0 Banyak Wanita yang belum tahu cara oral Seks (Blowjob)



Sebelum kita membahas tips-tipsnya, ingatlah 1 hal penting berikut ini : Anda harus benar-benar antusias saat melakukannya, pastikan ia memperoleh kepuasan yang mendalam dari oral seks yang Anda berikan.

Hampir setiap pria bisa menerima oral seks (blowjob) dari pasangannya dan mengalami ejakulasi. Namun, faktanya seperti yang diungkapkanAskdanandjennifer, 99 persen wanita ternyata tidak mengetahui bagaimana cara blowjob yang benar. Pria kebanyakan menerima oral seks hanya sebuah isapan belaka dan itu bukan cara yang bagus.
Sebuah studi yang dilakukan Majalah Men’s Health menunjukkan 44 persen pria meninggalkan pasangannya dan memilih wanita lain yang mempunyai kemampuan blowjob yang lebih baik. Dan ini bisa benar-benar terjadi.
Wanita bisa saja mempunyai penampilan yang hebat dan kepribadian yang menawan, tapi ketika pria menemukan wanita lain yang senang blowjob layaknya malaikat dari surga. Dan jika ini terjadi, hubungan asmara bisa menjadi buruk dan bahtera rumah tangga berada dalam badai petir.
Wanita mungkin berpikir, blowjob sesuatu yang biasa. Tapi, pria ternyata lebih tertarik dengan hubungan percintaan yang saling berbalas dan kepercayaan datang dari hubungan yang hebat, bukan bagaimana seks yang baik atau oral seks saja.
Studi dan jejak pendapat menunjukkan, hampir setengah pria tidak tertarik dengan kehidupan seksnya dan tidak bahagia karena pasangannya tidak mau melakukan blowjob sama sekali, atau sangat buruk saat blowjob sehingga pria lebih memilih pasangannya tak melakukannya.
Bagi pria, menemukan wanita yang bisa memberikan blow job sangat memuaskan menjadi sesuatu yang langka. Pria hanya menemukan satu dari sejuta wanita yang bisa membuatnya menikmati blowjob dalam waktu singkat,
Dan & Jennifer menjelaskan, belajar memberikan oral seks yang luar biasa bisa menjadi kunci agar suami Anda tetap lengket. Pelajaran Blowjob dari Jack bisa mengajarkan wanita bagaimana bisa membuat suaminya benar-benar jatuh cinta dengannya.
PERINGATAN! Tips dan trik ini begitu hot. Pelajaran blowjob Jack ini menunjukkan bagaiamana cara ini bisa bekerja untuk pria dan membuat lututnya lemas dan menyebut nama Anda.

1. Sikap

Ini sangat penting. Pandauan ini akan mengajarkan betapa pentingnya sikap dan bagaimana menemukan cara yang tepat. Anda juga akan belajar sedikit tip dan teknik yang membantu pria bersikap terhadap Anda sehingga Anda tahu kalau Anda sudah melakukan hal yang benar.

2. Posisi blowjob

Wanita sebaiknya memposisikan diri yang nyaman karena itu sangat penting. Alasan wanita tidak menikmati blowjob atau tidak melakukannya dengan sangat baik karena tidak nyaman. Sebenarnya ada posisi blowjob yang akan membuat wanita bisa merasa nyaman selama berjam-jam, dan suami mendapat kesenangan terbesar yang bisa dirasakannya.

3. Cara mengatur suasana dan bagaimana terlibat dalam foreplay

Foreplay bukan hanya untuk wanita. Tentu, pria juga bisa susah mendapatkannya. Panduan ini akan menunjukkan kepada wanita bagaimana mengatur suasana yang tepat dan terlibat dalam foreplay yang bisa membuat pria begitu bergairah, gemetar bahkan sebelum sebelum memakai bibir Anda pada penisnya.

4. Teknik blowjob

Cara ini mudah dipelajari dan diikuti, tapi pria akan bertanya-tanya bagaimana wanita melakukan blowjob dengan hebat. Ini termasuk deep throat saat oral seks, dan ini bisa membuat pria tergila-gila dengan istrinya.

5. Bicara kotor

Pria ingin mendengar betapa wanita menyukai blowjob. Pelajaran blowjob jack bisa memberikan contoh yang bisa membuat pria terangsang, pria akan megap-megap sampai wanita selesai melakukannya.
6. Meludah vs menelan
Semen adalah salah satu alasan terbesar menghindari blowjobs. Wanita pikir itu menjijikkan. Tapi panduan ini bisa mengajarkan wanita bagaimana menelan atau meludahkannya diam-diam tanpa diketahui pria sehingga berpikir pasangannya menyukai ketika ia berejakulasi setelah blowjob.


 

ekoqren Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates