Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Maret 2013

0 7 Bukti Kejeniusan Prof. DR (HC).Ing .Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie


Biografi Singkat Pak Habibie

Habibie atau dikenal sebagai BJ Habibie (73 tahun) merupakan pria Pare-Pare (Sulawesi Selatan) kelahiran 25 Juni 1936. Habibie menjadi Presiden ke-3 Indonesia selama 1.4 tahun dan 2 bulan menjadi Wakil Presiden RI ke-7. Habibie merupakan “blaster” antara orang Jawa [ibunya] dengan orang Makasar/Pare-Pare [ayahnya]. 
 
Dimasa kecil, Habibie telah menunjukkan kecerdasan dan semangat tinggi pada ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya Fisika. Selama enam bulan, ia kuliah di Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB), dan dilanjutkan ke Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule – Jerman pada 1955. Dengan dibiayai oleh ibunya,  R.A. Tuti Marini Puspowardoyo, Habibie muda menghabiskan 10 tahun untuk menyelesaikan studi S-1 hingga S-3 di Aachen-Jerman.
 
Berbeda dengan rata-rata mahasiswa Indonesia yang mendapat beasiswa di luar negeri, kuliah Habibie (terutama S-1 dan S-2) dibiayai langsung oleh Ibunya yang melakukan usaha catering dan indekost di Bandung setelah ditinggal pergi suaminya (ayah Habibie). Habibie mengeluti bidang Desain dan Konstruksi Pesawat di Fakultas Teknik Mesin. Selama lima tahun studi di Jerman akhirnya Habibie memperoleh gelar Dilpom-Ingenenieur atau diploma teknik (catatan : diploma teknik di Jerman umumnya disetarakan dengan gelar Master/S2 di negara lain) dengan predikat summa cum laude.
Pak Habibie melanjutkan program doktoral setelah menikahi teman SMA-nya, Ibu Hasri Ainun Besari pada tahun 1962. Bersama dengan istrinya tinggal di Jerman, Habibie harus bekerja untuk membiayai biaya kuliah sekaligus biaya rumah tangganya. Habibie mendalami bidang Desain dan Konstruksi Pesawat Terbang. Tahun 1965, Habibie menyelesaikan studi S-3 nya dan mendapat gelar Doktor Ingenieur (Doktor Teknik) dengan  indeks prestasi summa cum laude.



Foto : BJ Habibie





















Inilah Kehebatan2 Beliau :

Bukti 1 : Penemu Teori Habibie
Pemakai dan produsen pesawat terbang sama-sama tidak tahu persis, sejauh mana bodi pesawat terbang masih andal dioperasikan. Akibatnya memang bisa fatal. Pada awal 1960-an, musibah pesawat terbang masih sering terjadi karena kerusakan konstruksi yang tak terdeteksi. Kelelahan (fatique) pada bodi masih sulit dideteksi dengan keterbatasan perkakas. Belum ada pemindai dengan sensor laser yang didukung unit pengolah data komputer, untuk mengatasi persoalan rawan ini.Titik rawan kelelahan ini biasanya pada sambungan antara sayap dan badan pesawat terbang atau antara sayap dan dudukan mesin. Elemen inilah yang mengalami guncangan keras dan terus-menerus, baik ketika tubuhnya lepas landas maupun mendarat. Ketika lepas landas, sambungannya menerima tekanan udara (uplift) yang besar. Ketika menyentuh landasan, bagian ini pula yang menanggung empasan tubuh pesawat. Kelelahan logam pun terjadi, dan itu awal dari keretakan (krack).Titik rambat, yang kadang mulai dari ukuran 0,005 milimeter itu terus merambat. Semakin hari kian memanjang dan bercabang-cabang. Kalau tidak terdeteksi, taruhannya mahal, karena sayap bisa sontak patah saat pesawat tinggal landas. Dunia penerbangan tentu amat peduli, apalagi saat itu pula mesin-mesin pesawat mulai berganti dari propeller ke jet. Potensi fatique makin besar.Habibie-lah yang kemudian menemukan bagaimana rambatan titik krack itu bekerja. Perhitungannya sungguh rinci, sampai pada hitungan atomnya. Oleh dunia penerbangan, teori Habibie ini lantas dinamakan krack progression. Dari sinilah Habibie mendapat julukan sebagai Mr. krack. Tentunya teori ini membuat pesawat lebih aman. Tidak saja bisa menghindari risiko pesawat jatuh, tetapi juga membuat pemeliharaannya lebih mudah dan murah.
 
Bukti 2 : Penemu Faktor Habibie
 
Sebelum titik krack bisa dideteksi secara dini, para insinyur mengantispasi kemungkinan muncul keretakan konstruksi dengan cara meninggikan faktor keselamatannya (SF). Caranya, meningkatkan kekuatan bahan konstruksi jauh di atas angka kebutuhan teoritisnya. Akibatnya, material yang diperlukan lebih berat. Untuk pesawat terbang, material aluminium dikombinasikan dengan baja. Namun setelah titik krack bisa dihitung maka derajat SF bisa diturunkan. Misalnya dengan memilih campuran material sayap dan badan pesawat yang lebih ringan. Porsi baja dikurangi, aluminium makin dominan dalam bodi pesawat terbang. Dalam dunia penerbangan, terobosan ini tersohor dengan sebutan Faktor Habibie.Faktor Habibie bisa meringankan operating empty weight (bobot pesawat tanpa berat penumpang dan bahan bakar) hingga 10% dari bobot sebelumnya. Bahkan angka penurunan ini bisa mencapai 25% setelah Habibie menyusupkan material komposit ke dalam tubuh pesawat. Namun pengurangan berat ini tak membuat maksimum take off weight-nya (total bobot pesawat ditambah penumpang dan bahan bakar) ikut merosot. Dengan begitu, secara umum daya angkut pesawat meningkat dan daya jelajahnya makin jauh. Sehingga secara ekonomi, kinerja pesawat bisa ditingkatkan.
Faktor Habibie ternyata juga berperan dalam pengembangan teknologi penggabungan bagian per bagian kerangka pesawat. Sehingga sambungan badan pesawat yang silinder dengan sisi sayap yang oval mampu menahan tekanan udara saat tubuh pesawat lepas landas. Begitu juga pada sambungan badan pesawat dengan landing gear jauh lebih kokoh, sehingga mampu menahan beban saat pesawat mendarat. Faktor mesin jet yang menjadi penambah potensi fatique menjadi turun.
 
Bukti 3 : suma cum laude gan !
 
Gelar doctor ingenieur-nya disabet dengan predikat suma cum laude pada 1965. Rata-rata nilai mata kuliahnya 10. Presatsi ini membuatnya dipercaya jadi Kepala Departemen Riset dan Pengembangan Analisis Struktur di Hamburger Flugzeugbau (HFB). Tugas utamanya adalah memecahkan persoalan kestabilan konstruksi bagian belakang pesawat Fokker 28. Luar biasa, hanya dalam kurun waktu enam bulan, masalah itu terpecahkan oleh Habibie.
Bukti 4 : Bikin Pesawat  !
Ia meraih kepercayaan lebih bergengsi, yakni mendesain utuh sebuah pesawat baru. Satu diantara buah karyanya adalah prototipe DO-31, pesawat baling-baling tetap pertama yang mampu tinggal landas dan mendarat secara vertikal, yang dikembangkan HFB bersama industri Donier. Rancangan ini lalu dibeli oleh Badan Penerbangan dan Luar Angkasa Amerika Serikat (NASA).Hasil lainnya antara lain pesawat terbang pertama buatan Indonesia CN-235 dan N-250.Pesawat Airbus A-300 yang diproduksi konsorsium Eropa (European Aeronautic Defence and Space) tak lepas dari sentuhan Habibie. Maklumlah dalam konsorsium ini tergabung Daimler, produsen Mercedes-Benz yang mengakuisisi MBB.

Bukti 5 : Jabatan di MBB
Tahun 1969 Habibie dilirik oleh Messerschmitt Boelkow Blohm Gmbh (MBB), industri pesawat terbesar yang bermarkas di Hamburg. Jabatan Vice President/Direktur Teknologi MBB disabetnya tahun 1974. Hanya Habibie-lah, orang diluar kebangsaan Jerman yang mampu menduduki posisi kedua tertinggi itu.
Bukti 6 : Penghargaan
 Sedangkan dalam bentuk penghargaan, Habibie menerima Award von Karman (1992) yang di bidang kedirgantaraan boleh dibilang gengsinya hampir setara dengan Hadiah Nobel. Dan dua tahun kemudian menerima penghargaan yang tak kalah bergengsi, yakni Edward Warner Award. Beliau juga mendapat gelar Doktor Kehormatan (Doctor of Honoris Causa) dari berbagai Universitas terkemuka dunia, antara lain Cranfield Institute of Technology dan Chungbuk University.
Bukti 7 : Jadi Presiden RI ke – 3 !
Ini mungkin puncak karier beliau…. Masa jabatannya sebagai presiden hanya bertahan selama 512 hari. Meski sangat singkat, kepemimpinan Presiden Habibie mampu membawa bangsa Indonesia dari jurang kehancuran akibat krisis. Presiden Habibie berhasil memimpin negara keluar dari dalam keadaan ultra-krisis, melaksanakan transisi dari negara otorian menjadi demokrasi. Sukses melaksanakan pemilu 1999 dengan multi parti (48 partai), sukses membawa perubahan signifikan pada stabilitas, demokratisasi dan reformasi di Indonesia.

Habibie : Bapak Teknologi Indonesia
Tanggal 26 April 1976, Habibie mendirikan PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio danmenjadi industri pesawat terbang pertama di Kawasan Asia Tenggara (catatan : Nurtanio meruapakan Bapak Perintis Industri Pesawat Indonesia). Industri Pesawat Terbang Nurtanio kemudian berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara(IPTN) pada 11 Oktober 1985, kemudian direkstrurisasi, menjadi Dirgantara Indonesia (PT DI) pada Agustuts 2000. Perlakuan istimewapun dialami oleh industri strategis lainnya seperti PT PAL dan PT PINDAD.
Sejak pendirian industri-industri statregis negara, tiap tahun pemerintah Soeharto menganggarkan dana APBN yang relatif besar untuk mengembangkan industri teknologi tinggi.  Dan anggaran dengan angka yang sangat besar dikeluarkan sejak 1989 dimana Habibie memimpin industri-industri strategis. Namun, Habibie memiliki alasan logis yakni untuk memulai industri berteknologi tinggi, tentu membutuhkan investasi yang besar dengan jangka waktu yang lama. Hasilnya tidak mungkin dirasakan langsung.Tanam pohon durian saja butuh 10 tahun untuk memanen, apalagi industri teknologi tinggi. Oleh karena itu, selama bertahun-tahun industri strategis ala Habibie masih belum menunjukan hasil dan akibatnya negara terus membiayai biaya operasi industri-industri strategis yang cukup besar.
Industri-industri strategis ala Habibie (IPTN, Pindad, PAL) pada akhirnya memberikan hasil seperti pesawat terbang, helikopter, senjata, kemampuan pelatihan dan jasa pemeliharaan (maintenance service) untuk mesin-mesin pesawat, amunisi, kapal, tank, panser, senapan kaliber,  water canon, kendaraan RPP-M, kendaraan combat dan masih banyak lagi baik untuk keperluan sipil maupun militer.
Untuk skala internasional, BJ Habibie terlibat dalam berbagai proyek desain dan konstruksi pesawat terbang seperti Fokker F 28, Transall C-130 (militer transport), Hansa Jet 320 (jet eksekutif), Air Bus A-300, pesawat transport DO-31 (pesawat dangn teknologi mendarat dan lepas landas secara vertikal), CN-235, dan CN-250 (pesawat dengan teknologi fly-by-wire). Selain itu, Habibie secara tidak langsung ikut terlibat dalam proyek perhitungan dan desain Helikopter Jenis BO-105, pesawat tempur multi function, beberapa peluru kendali dan satelit.
Panser 6x6 Buatan Pindad
Karena pola pikirnya tersebut, maka saya menganggap beliau sebagai bapak teknologi Indonesia, terlepaskan seberapa besar kesuksesan industri strategis ala Habibie. Karena kita tahu bahwa pada tahun 1992, IMF menginstruksikan kepada Soeharto agar tidak memberikan dana operasi kepada IPTN, sehingga pada saat itu IPTN mulai memasuki kondisi kritis. Hal ini dikarenakan rencana Habibie membuat satelit sendiri (catatan : tahun 1970-an Indonesia merupakan negara terbesar ke-2 pemakaian satelit), pesawat sendiri, serta peralatan militer sendiri. Hal ini didukung dengan 40 0rang tenaga ahli Indonesia yang memiliki pengalaman kerja di perusahaan pembuat satelit Hughes Amerika akan ditarik pulang ke Indonesia untuk mengembangkan industri teknologi tinggi di Indonesia. Jika hal ini terwujud, maka ini akan mengancam industri teknologi Amerika (mengurangi pangsa pasar) sekaligus kekhawatiran kemampuan teknologi tinggi dan militer Indonesia.

Daripada teriak2 g jelas kaya P***tikus2 yg hanya bisa bersuara2 tapi nothing, mending berkarya kaya pak habibie. Bisa mengharumkan nama Indonesia. Ayo para pemuda Indonesia, contohlah kesuksesan beliau. Sebagai pengaggum beliau, sangat saya sesalkan kenapa beliau disia2kan dinegeri ini, padahal diluar sana beliau sangat dihormati. INILAH INDONESIA






sumber: http://fruiterest.blogspot.com

Senin, 04 Maret 2013

0 Prinsip Hidup Sukses Soeharto Menjadi Presiden





Presiden Soeharto hidup dengan memegang falsafah Jawa. Dia selalu merenungi nasihat-nasihat yang kemudian dijadikannya prinsip hidup. Diresapinya kalimat-kalimat yang mengandung arti kebajikan dan pesan itu.

Dari ayah tirinya Atmopawiro, Soeharto mempelajari spiritual. Soeharto selalu puasa Senin Kamis dan tidur di tritisan atau di bawah ujung atap di luar rumah.

"Pada masa itu saya ditempa mengenal dan menyerap budi pekerti dan filsafah hidup yang berlaku di lingkungan saya. Mengenal agama dan tata cara hidup Jawa," kata Soeharto dalam biografi 'Soeharto, Pikiran, Ucapan dan Tindakan Saya' yang ditulis G Dwipayana dan Ramadhan KH.

Dari pamannya seorang mantri pertanian bernama Prawirodiharjo, Soeharto mempelajari hidup sebagai petani yang harus selaras dengan alam. Prinsip-prinsip hidup semasa kecil terus diamalkan Soeharto hingga dia menjadi pejabat.

Akhirnya, Soeharto yang anak seorang petugas irigasi, bisa menjadi presiden kedua Republik Indonesia. Selama 32 tahun, Soeharto memimpin Indonesia dengan pro dan kontra.

Apa saja prinsip hidup Soeharto yang menjadikannya sukses?

1. Aja kagetan, aja gumunan dan aja dumeh
Pada masa kecil di bawah bimbingan ayah tirinya Atmopawiro, Soeharto mulai mengenal falsafah Jawa. Saat itu pula Soeharto mengenal ajaran tiga 'aja'. Aja kagetan, aja gumunan dan aja dumeh. 

Artinya kira-kira jangan kagetan, jangan heran dan jangan mentang-mentang. Hal ini diresapi betul oleh Soeharto.

"Ini kelak jadi penegak diri saya dalam menghadapi soal-soal yang bisa mengguncangkan diri saya," kata Soeharto.

Inti ajaran ini bermaksud untuk menanamkan sikap sabar, tenang, dan tidak sombong. Bila orang ingin berhasil dalam kehidupan bermasyarakat, keyakinan pada diri sendiri harus dipupuk dan dibina. Jangan sombong saat sedang diamanahi jabatan tertentu.

2. Hormat kalawan gusti, guru, ratu lan wong atuwa karo
Prinsip hidup 'Hormat kalawan gusti, guru, ratu lan wong atuwa karo' selalu dipegang Soeharto sepanjang hidupnya. Artinya hormat pada tuhan, guru, pemerintah dan kedua orang tua.?

Ratu di sini dipakai sebagai lambang pemerintahan dan negara. Hal ini mengandung pengertian bahwa manusia di negaranya tidak mengabdi pada perorangan, melainkan pada nusa dan bangsa.

Sedangkan wong atuwa karo artinya tidak hanya kedua orangtua kandung. Pada mertua dan saudara tua pun harus berbakti.

"Sampai jadi presiden saya merasa tidak berubah dalam hal ini. Saya junjung tinggi ajaran ini dan saya percaya akan kebenarannya," kata Soeharto.

3. Sa-Sa-Sa
Sa-sa-sa atau 'tiga sa' ini juga merupakan salah satu falsafah hidup Soeharto. Sabar Atine, Saleh Pikolahe, Sareh Tumindake. Artinya kira-kira selalu sabar, selalu saleh dan taat beragama, dan selalu bersikap bijaksana.

Soeharto belajar agama sejak kecil. Ketika tinggal di Wiryantoro bersama pamannya yang bernama Prawirodiharjo, Soeharto belajar mengaji di langgar (musala kecil) dekat rumah. Suasana rumah pamannya yang religius juga menjadi bekal kehidupan rohani Soeharto.

Soeharto juga dekat dengan ilmu kebatinan. Tapi menurutnya ilmu kebatinan berbeda dengan klenik. Ilmu kebatinan adalah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.?

"Sesuai dengan peninggalan nenek moyang kita. Ilmu kebatinan itu adalah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Mendekatkan batin kita kepada-Nya. Orang kadang-kadang salah kaprah, mengira ilmu kebatinan itu ilmu klenik," kata Soeharto.

4. Mikul dhuwur mendhem jero
Mikul dhuwur mendhem jero artinya menjunjung tinggi-tinggi, membenam dalam-dalam. Peribahasa ini mengajarkan cara anak berbakti pada orang tuanya. Seorang anak harus menjaga benar-benar nama baik orang tua, serta jasa-jasanya pada negara. Harus dijaga dan jangan sampai menodainya.

Sebaliknya jika ada kesalahan orangtua, anak tak perlu mengungkit-ungkitnya. Lebih elok jika dimaafkan. Anak juga harus memperlakukan orang tua dengan baik semasa hidup dan ketika sudah meninggal.

Soeharto pun mengajarkan prinsip Mikul dhuwur mendhem jero ini pada enam anaknya.

5. Sugih tanpa bandha
Pepatah ini lengkapnya berbunyi Sugih tanpa bandha, nglurug tanpa bala, digdaya tanpa aji dan menang tanpa ngasorake. Artinya kaya tanpa kekayaan, menyerbu tanpa bala tentara, kuat perkasa tapi ajian, menang tanpa ada yang merasa dikalahkan.

Sugih tanpa bandha juga berarti segala perbuatan manusia didasarkan atas keikhlasan batin tanpa pamrih. Nglurug tanpa bala bisa diartikan merasa diri berharga bukan karena ditakuti, disegani melainkan karena kemampuan untuk setia pada apa yang kita yakini.

Digdaya tanpa aji, menang tanpa ngasorake berarti seseorang menjadi perkasa, menjadi pemenang, menjadi raja bukan karena punya kesaktian atau kekuatan tempur luar biasa. Tetapi memiliki kemampuan untuk memelihara ketentraman dan kedamaian hidup.

Minggu, 03 Maret 2013

0 KELEBIHAN Soeharto DARI pemimpin yang lainnya




KELEBIHAN Soeharto DARI pemimpin yang lainnya....



1> Dia selalu dan SELALU memberikan PANCING ...he..he..BUKAN ikannya.
2>Dia selalu BISA TERSENYUM menghadapi SEGALA masyalah.
3>Dia TIDAK PERNAH punya RASA TAKUT.
4>Dia Selalu SAYANG pada KETURUNANNYA
5>Ha...ha..ha...TENTUNYA; Hartanya menjadi MELIMPAH..
kekurangannya, so..............PASTI ADA
ha..ha..ha..PEMIMPIN sekarang ...............
Hanya PENUH DENGAN kekurangan SAJA.

Jumat, 01 Maret 2013

0 Cara Bung Karno mencari/menemukan Makam IMAM BUKHORI






*JASA BUNG KARNO DI MAKAM IMAM BUKHORI*

"Cara Bung Karno mencari/menemukan Makam
pengumpul hadist sahih Nabi Muhammad SAW"





Mungkin kebanyakan dari umat muslim di Indonesia belum mengetahui kalau presiden pertama kita merupakan sosok penting dalam keberadaan makam sosok penting dalam Islam, Imam Bukhori. Atau bahkan kalian belum tahu juga dimana letak makam Imam Bukhori. Imam Al Bukhari memilikipengaruh besar bagi umat Islam di dunia dimakamkan di Samarkand Uzbekistan tahun 870 M. Pada kala itu Uzbekistan masih berada dalam kekuasaan Uni Sovyet. Soekarno meminta pemerintah Uni Soviet agar segera memperbaikinya. Ia bahkan sempat menawarkan agar makam dipindahkan ke Indonesia apabila Uni Soviet tidak mampu merawat dan menjaga makam tersebut. Emas seberat makam Imam Bukhari akan diberikan sebagai gantinya.
Kompleks makam Imam Bukhari yang megah terlihat laksana istana raja.
Imam Bukhari ialah seorang pengumpul hadis sahih Nabi Muhammad SAW. Makamnya terletak di Samarkand, Uzbekistan.

Ketika Uzbekistan masih termasuk Uni Soviet, Soekarno-dalam sebuah kunjungan kenegaraan ke Uni Soviet pada 1959-pernah meminta petinggi Partai Komunis untuk mencarikan makam orang suci Islam yang sangat terkenal bernama Imam Bukhari.

Setelah tiga hari pencarian, makam Imam Bukhari ditemukan. Soekarno naik kereta dari Moskow ke Samarkand, tempat Bukhari meninggal dunia dan jenazahnya dimakamkan sekitar tahun 870.

“Beliau tiba pada malam hari dan langsung membaca Alquran sampai pagi hari, tidak tidur,” lanjut Rahmatullo seperti diterjemahkan Temur Mirzaev, rekanan Kedutaan Besar Republik Indonesia sekaligusdosen bahasa Indonesia di Institute of Oriental Studies, Tashkent.

Saat ditemukan, makam dalam kondisi tidak terurus. Soekarno meminta pemerintah Uni Soviet agar segera memperbaikinya. Ia bahkan sempat menawarkan agar makam dipindahkan ke Indonesia apabila Uni Soviet tidak mampu merawat dan menjaga makam tersebut. Emas seberat makam Imam Bukhari akan diberikan sebagai gantinya.

“Bangsa Indonesia sangat berjasa bagi keberlangsungan makam Imam Bukhari.

Tidak banyak yang tahu kalau Bung Karno adalah penemu makam Imam Al Bukhari, seorang perawi hadist Nabi Muhammad SAW. Begini ceritanya. Tahun 1961 pemimpin tertinggi Partai Komunis Uni Soviet sekaligus penguasa tertinggi Uni Soviet Nikita Sergeyevich Khrushchev mengundang Bung Karno ke Moskow. Kayaknya Khrushchev hendak menunjukkan pada Amerika bahwa Indonesia berdiri di belakang Uni Soviet.

Karena bukan orang lugu, Bung Karno tidak mau begitu saja datang ke Moskow. Bung Karno tahu, kalau Indonesia terjebak, yang paling rugi dan menderita adalah rakyat. Bung Karno tidak mau membawa Indonesia ke dalam situasi yang tidak menguntungkan. Bung Karno juga tidak mau Indonesia dipermainkan oleh negara mana pun.

Bung Karno mengajukan syarat. Kira-kira begini kata Bung Karno, “Saya mau datang ke Moskow dengan satu syarat mutlak yang harus dipenuhi. Tidak boleh tidak.”

Khrushchev balik bertanya, “Apa syarat yang Paduka Presiden ajukan?”

Bung Karno menjawab, “Temukan makam Imam Al Bukhari. Saya sangat ingin menziarahinya.”

Jelas saja Khrushchev terheran-heran. Siapa lagi ini Imam Al Bukhari. Dasar orang Indonesia, ada-ada saja. Mungkin begitu sungutnya dalam hati. Tidak mau membuang waktu, Khrushchev segera memerintahkan pasukan elitnya untuk menemukan makam dimaksud. Entah berapa lama waktu yang dihabiskan anak buah Khrushchev untuk menemukan makam itu, yang jelas hasilnya nihil.

Khrushchev kembali menghubungi Bung Karno. “Maaf Paduka Presiden, kami tidak berhasil menemukan makam orang yang Paduka cari. Apa Anda berkenan mengganti syarat Anda?”

Bung Karno tersenyum sinis. “Kalau tidak ditemukan, ya udah, saya lebih baik tidak usah datang ke negara Anda.”

Kalimat singkat Bung Karno ini membuat kuping Khrushchev panas memerah. Khrushchev balik kanan, memerintahkan orang-orang nomor satunya langsung menangani masalah ini. Nah, akhirnya setelah bolak balik sana sini, serta mengumpulkan informasi dari orang-orang tua Muslim di sekitar Samarkand, anak buah Khrushchev menemukan makam Imam kelahiran Bukhara tahun 810 Masehi itu. Makamnya dalam kondisi rusak tak terawat.

Imam Al Bukhari yang memiliki pengaruh besar bagi umat Islam di Indonesia itu dimakamkan di Samarkand tahun 870 M.

Khrushchev memerintahkan agar makam itu dibersihkan dan dipugar secantik mungkin.

Selesai renovasi, Khrushchev menghubungi Bung Karno kembali. Intinya, misi pencarian makam Imam Al Bukhari berhasil. Sambil tersenyum Bung Karno mengatakan, “Baik, saya datang ke negara Anda.” Setelah dari Moskow, tanggal 12 Juni 1961 Bung Karno tiba di Samarkand. Sehari sebelumnya puluhan ribu orang menyambut kehadiran Pemimpin Besar Revolusi Indonesia ini di Kota Tashkent.

Banyak orang yg meragukan keislaman Bung Karno .tetapi dia banyak berbuat untuk Agama Islam di indonesia atapun di dunia .
biarlah sejarah yang akan membutikan hitam putih sejarah
BUNG KARNO.



sumber: http://www.facebook.com/groups/NasionalismeSoekarno

Rabu, 20 Februari 2013

0 4 Falsafah Jawa yang dianut Presiden Obama


4 Falsafah Jawa yang dianut Obama

Semenjak rakyat Amerika Serikat memilih Barack Hussein Obama sebagai presiden kulit hitam pertama di negeri itu pada 2008, nama Indonesia dan Jawa sering disebut-sebut media internasional. Itu lantaran Obama memiliki adik tiri, seorang perempuan berdarah Jawa bernama Maya Soetoro. Ayah tiri Obama atau ayah kandung Maya bernama Lolo Soetoro adalah orang Indonesia asal Jawa Timur. 

Obama lahir di Honolulu, Hawaii, 4 Agustus 1961. Ayah kandung Obama yang bernama Barack Hussein Obama adalah seorang Afrika berkewarganegaraan Kenya. Ibunya warga Amerika berkulit putih bernama Stanley Ann Dunham. 

Obama dan keluarganya pindah ke Jakarta, Indonesia pada 1967. Obama kemudian bersekolah di SD Santo Fransiskus Asisi di Tebet, lalu pindah ke SDN Menteng 1 (sekarang SD Besuki) di Menteng hingga dia berusia 10 tahun. Setelah itu Obama dikirim ibunya kembali ke Hawaii dan tinggal bersama neneknya di sana.

Seorang penulis dan pengajar bernama Edward L Fox menyebutkan tindak-tanduk Obama selama ini seperti menganut beberapa falsafah hidup orang Jawa ketimbang Amerika. Dalam tulisannya di aeonmagazine.com pekan lalu, Fox memperhatikan Obama ketika dia sedang menjalani debat calon presiden dengan Mitt Romney Oktober tahun lalu. Fox bahkan menyebut Obama sebagai presiden Amerika Serikat pertama berasal dari Jawa.

Apa saja falsafah Jawa yang dianut Obama selama ini?
Berikut ulasannya.


1. Menunjuk lawan bicara dengan ibu jari

4 Falsafah Jawa yang dianut Obama
Dalam debat calon presiden melawan Mitt Romney, Obama kerap menunjuk wajah lawan debatnya dengan ibu jari untuk mempertegas argumennya.

Gaya debat Obama ketika itu menjadi perhatian pemirsa. Obama tidak menunjuk Romney dengan telunjuknya karena sikap itu bisa dianggap tidak sopan, terlalu kasar atau agresif.

2. Bertutur kata halus, sopan

4 Falsafah Jawa yang dianut Obama
Karakteristik halus merupakan tradisi orang Jawa.

Obama selama ini dikenal seorang politikus yang piawai bernegosiasi secara halus. Dalam debat dengan Mitt Romney ketika itu Obama juga menunjukkan gerak-gerik halus. Bahkan dalam adu argumen itu Obama tampak seperti bersifat pasif, menunduk, tapi kemudian dia akhirnya bisa memenangkan debat itu.


3. Merangkul berbagai kalangan

4 Falsafah Jawa yang dianut Obama
Presiden pertama Indonesia yang berasal dari Jawa, Soekarno, dikenal berusaha merangkul dan menyatukan berbagai kelompok dalam harmoni seperti kaum nasionalis, agama, komunis, atau dikenal dengan paham Nasakom.

Seperti halnya Soekarno, Obama juga dikenal selalu berusaha merangkul berbagai kalangan dan kelompok lawan politiknya untuk mencapai keharmonisan.

Dalam awal masa jabatannya, Obama yang berasal dari Partai Demokrat merangkul kelompok Partai Republik untuk memutuskan pelbagai kebijakan.

4. Lebih banyak mendengarkan

4 Falsafah Jawa yang dianut Obama
Ketika terjadi ketegangan politik, Obama biasanya akan lebih banyak mendengarkan lawan politiknya ketimbang menyerang secara langsung.

Dalam pengalamannya ketika menjadi anggota komunitas gereja di Kota Chicago, orang-orang mengakui Obama selalu berusaha mengayomi dan mendengarkan keluhan atau serangan orang lain kemudian merangkul mereka dalam suatu keharmonisan.

Pernah suatu kali Obama didebat rekannya dalam rapat komunitas gereja, tapi Obama tidak terang-terangan langsung menghadapi serangan itu. Dia justru menghormati dan membiarkan lawan bicaranya mengeluarkan seluruh unek-uneknya lalu mengajak orang-orang di rapat itu menyelesaikan masalah bersama-sama secara elegan.


SUMBER:http://www.merdeka.com


Senin, 03 Desember 2012

0 Pemimpin Negara Indonesia, Malaysia dan Singapura yang Berdarah Minang


           
 Mohammad Hatta                     Tuanku Abdul Rahman            Yusof Ishak                           


Baru saja beberapa waktu lalu, ibunda dan saudaraku mengunjungi saudara kami di Singapura dan Malaysia. Dan ini bukan sekedar berkunjung, tetapi juga menjelajah jejak jejak keluarga yang bertebaran di sana. Bisa dikatakan, ini adalah kunjungan balasan. Setelah beberapa kali mereka datang ke Sumatera Barat, menelusuri jejak akar budayanya disana.
1354523119780170850
Tiga pemimpin Negara berdarah Minang di mata uang. sumber: google
Perantauan Minang memang bertebaran, bukan saja di seantero Nusantara, tetapi juga di semenanjung Melayu dan Singapura. Sekat sekat negaralah yang membuat mereka jadi ‘berbeda’.
Padahal masih bersaudara dengan orang sini, Indonesia. Semangat nasionalisme pula yang membuat kita jadi sering adu hebat hebatan. Padahal kalau ditelusuri darahnya, eh masih keturunan yang sama.
Di Malaysia, ada yang namanya negeri Sembilan. Rajanya masih keturunan Raja Pagaruyung. Mereka juga memakai bahasa Minang. Bahkan Raja pertama Malaysia (Yang Dipertuan Agung Pertama) adalah Tuanku Abdul Rahman, Sultan Negeri Sembilan yang asli berdarah Minang.
Kemudian, Presiden Pertama Singapura adalah Yusof Ishak, yang juga perantau Minang di Singapura. Dan bersamaan dengan itu, di Indonesia sendiri, Wakil Presiden Indonesia, Mohammad Hatta juga berdarah Minang.
Ehmm, nulis gini bukan ingin membuka isu SARA. Karena saya sendiri bukan asli Minang loh, hehe. Campuran Jowo, karena ayahku wong Jowo asli. Cuma kadang terharu, bahwa sebenarnya, darah persaudaraan yang mengalir di diri kita ini masih dekat. Hiks. Jadi kalau mau musuhan, jangan donk. Mending saling baikan aja.
Bekerjasama. Saling mendukung. Karena ASEAN ini sekarang merupakan komunitas  paling bagus pertumbuhan ekonominya di dunia, punya sumber daya paling ok, penduduk yang lumayan padat (pasar potensial). Kalau saling bersinergi, bayangkan bagaimana bisa hebatnya kita bersama sama.




sumber :www..kompasiana.com

Jumat, 30 November 2012

0 Perbedaan Gus Dur, Gusmao dan Guus Hiddink





Nama ketiga tokoh dunia ini, kebetulan berawalan sama, sama-sama Gus.
Tokoh pertama adalah Gus Dur.
Gus Dur adalah tokoh besar Islam kaum Nahdliyin yang perjuangannya telah melintas batas wilayah negara, agama dan dunia.
Gus Dur adalah kombinasi dari seorang budayawan, pembela HAM, pembela kaum minoritas,  pemikir Islam, ulama, sekaligus politikus-negarawan.
Gus Dur kini telah tiada. Namun, sebagai tokoh sakral Indonesia, sehingga terusik saja sedikit kehormatannya, akan memancing polemik dan pro kontra yang imbasnya dalam dunia politik sungguh luar biasa.



Tokoh kedua, adalah Xanana Gusmao.
Gusmao adalah dua wajah dunia. Bagi pemerintah Indonesia, ia adalah pemberontak yang mengancam keutuhan wilayah NKRI. Namun, bagi Timor Leste, ia adalah seorang pahlawan bangsa, yang dengan perjuangan gerilyanya membawa mereka ke alam merdeka.
Gusmao adalah Presiden Timor Leste pertama, lalu juga seorang Perdana Menteri ke-4 dan ke-5 yang masih dijabatnya hingga sekarang. Namun sebelumnya, Gusmao adalah seorang gerilyawan pejuang kemerdekaan, dan sebelumnya lagi juga seorang pemain sepakbola dan wartawan.




Lalu tokoh ketiga adalah Guus Hiddink.
Guus Hiddink adalah tokoh sepakbola asal Belanda, yang kiprahnya telah melintas dunia antar benua. Ia telah membuktikan profesionalisme dalam industri sepakbola, dengan menukangi klub-klub sepakbola Eropa.
Guus Hiddink adalah pahlawan bagi sepakbola Asia, ketika sukses mengantarkan Korea Selatan menjadi juara ke-4 di Piala Dunia 2002.
Guus Hiddink juga berjasa kepada Australia dengan meloloskannya ke pentas Piala Dunia 2006.
Guus Hiddink juga sukses mendongkrak prestasi sepakbola Rusia dengan membawa tim itu melaju ke babak semifinal Piala Eropa 2008.
Gus Dur, Gusmao dan Gus Hiddink adalah orang-orang besar di bidangnya. Indonesia, Timor Leste dan Belanda menjadi saksi kebesaran mereka. Maka mereka adalah tiga dari tokoh dunia yang akan selalu di kenang sepanjang masa, oleh siapa saja yang terinspirasi dari pengabdian dan kesetiaan pada perjuangan yang untuk mengubah dunia.
Salam…

Kamis, 29 November 2012

0 Kisah Kematian Paling Konyol Di Dunia


1. Meninggal karena janggut 

 
 
Hans Steininger merupakan orang Austria yang terkenal karena janggutnya yang terpanjang di dunia. Panjangnya sekitar 140 cm. Pada suatu hari di tahun 1567, terjadi kebakaran yang mengharuskan semua orang lari. Beliau lupa mengikat janggutnya yang panjang. Karena terburu-buru, ia menginjak janggutnya sendiri dan terjatuh. Lehernya patah dan ia pun tewas seketika.

2. Meninggal karena menahan buang air kecil 



Tycho Brahe (1546-1601) adalah seorang ahli astronomi. Pada tahun 1601, ia sedang menghadiri jamuan makan besar yang sangat lama, di Praha (sekarang Ceko). Adat pada masa itu meyakini bahwa kabur di tengah jamuan makan, termasuk untuk buang air, adalah sangat tidak sopan. Akibatnya beliau terpaksa menahan buang air kecil selama jamuan. Kandung kemihnya melebar sampai ambang batas, dan terjadilah infeksi (sistitis) yang fatal. Beliau meninggal 11 hari kemudian.

3. Meninggal saat melawak 




Dick Shawn (1924-1987) sedang melawak tentang kampanye politik di Amerika Serikat. Setelah mengatakan “I will not lay down on the job!” (Saya tidak akan meletakkan jabatan!) ia langsung terbaring di lantai. Penonton mengira itu adalah bagian dari lelucon. Tapi karena ia tak bangun-bangun lagi, beberapa petugas panggung pun memeriksanya dan melakukan bantuan napas darurat. Tidak lama kemudian ia pun meninggal.

4. Meninggal karena lidah tergigit 




Allan Pinkerton (1819-1884) adalah seorang agen detektif yang terkenal dengan Pinkerton detective agency-nya. Suatu hari ia sedang berjalan di trotoar. Ia terpeleset. Tidak sengaja lidahnya tergigit, dan terjadilah infeksi yang kemudian membunuhnya.

5. Meninggal karena kulit jeruk 



Bobby Leach (1858-1926) adalah seorang stunter. Ia juga orang kedua di dunia yang berhasil menaklukkan air terjun Niagara dengan barrel-nya. Ia meninggal tahun 1926, dua bulan setelah tungkainya diamputasi. Mengapa? Ternyata ia terpeleset akibat menginjak kulit jeruk di jalanan, di Selandia Baru. Tungkainya patah dan terjadi infeksi berat. Saat itu belum ada antibiotik.

6. Meninggal setelah diracun, ditembak 4 kali, dipukul, dan akhirnya tenggelam 

 
 
 Grigori Rasputin (1869-1916) mula-mula diracun dengan sianida. Dosisnya setara untuk menewaskan 10 orang. Tapi karena diketahui kemudian bahwa sianidanya sudah rusak oleh pemanasan makanan, ia tidak mati. Lalu ia ditembak dari belakang oleh Felix Yusupov dan teman-temannya. Ia tidak mati juga. Ia ditembak lagi 3 kali, tapi tidak mati juga. Akhirnya Rasputih dipukul dengan tongkat dan akhirnya ditenggelamkan ke Sungai Neva yang dingin. Dari hasil autopsi, sebab kematian sebenarnya adalah tenggelam.

7. Meninggal karena bola bisbol 




Ray Chapman (1891-1920) dikenal sebagai satu-satunya pemain yang tewas dalam pertandingan bisbol. Ia tewas karena kepalanya kena lemparan bola dari Carl Mays. Pada saat itu, bola bisbol selalu dilumuri tanah oleh pelempar bola sebelum dilemparkan, untuk mempersulit lawan melihat bolanya.

8. Meninggal karena selendang 




Isadora Duncan (1877-1927) dikenal sebagai tokoh tarian modern. Ia gemar mengenakan selendang pada saat bepergian. Pada September 1927, ia sedang naik mobil, dengan jendela terbuka (!) dan mobil bergerak dalam kecepatan tinggi. Saat itu ia memakai selendang yang berukuran besar. Karena selendangnya “terbang” sampai ke ban mobil, ia tercekik seketika dari jendela mobil.

9. Meninggal saat siaran TV 



Christine Chubbuck (1944-1974) merupakan satu-satunya reporter televisi yang meninggal di tengah siaran langsung televisi. Ia menembak kepalanya sendiri pada siaran Suncoast Digest (WXLT-TV) tanggal 15 Juli 1974 dengan revolver 38 mm. Chubbuck sebelumnya memang sudah bermasalah dengan depresi yang berlarut-larut.

10. Meninggal karena terpenggal helikopter 



Victor Morrow (1929-1982) dan 2 orang aktor anak yang bersamanya tewas karena terpenggal baling-baling helikopter saat sedang syuting untuk film Twilight Zone, pada tahun 1982. Kasus ini mendorong pemerintah Amerika Serikat merevisi undang-undang perlindungan tenaga kerja anak dan peraturan keamanan serta jaminan keselamatan di lokasi syuting.
 

ekoqren Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates